- 12 Jun 2021
- 3 menit membaca
Diperbarui: 7 hari yang lalu
FOTO itu terlihat sudah usang. Tergantung di salah satu sudut rumah tua di kawasan Perkebunan Kertamanah, Pangalengan. Dalam posisi setengah badan, tampak seorang lelaki bule berkepala botak dengan kumis putih melintang tersenyum tipis, penuh wibawa. Sorot matanya tajam. Perawakannya gagah.
“Namanya Tuan Yongkin. Beliaulah yang mendirikan pabrik di Kertamanah,” ungkap Wawan GS (56 tahun).
Menurut eks mandor besar di Perkebunan Teh Kertamanah itu, bagi orang-orang tua di Kertamanah, Tuan Yongkin sudah seperti pahlawan. Bagi orang luar, sekilas anggapan tersebut berlebihan. Namun, memang demikianlah adanya. Upaya lelaki Belanda itu memberdayakan orang-orang kampung sekitar Kertamanah dan memajukan kawasan di wilayah selatan Bandung itu memang selalu dikenang.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















