- 26 Jun 2023
- 4 menit membaca
Diperbarui: 2 Mar
UNTUK pemilu 2024 mendatang, tiga orang kandidat telah dideklarasikan oleh partai pengusung masing-masing. Anies Baswedan oleh Partai Nasdem, Ganjar Pranowo oleh PDIP, dan Prabowo Subianto oleh Partai Gerindra. Namun, masing-masing belum menentukan siapa calon wakil presiden yang akan mendampingi. Peran wakil presiden di era demokrasi ini memang bisa jadi menentukan gerak laju pasangan capres dalam gelaran pilpres. Apakah itu karena popularitas sang wapres mampu mendongkrak suara ataupun kekuatan logistik yang disandangnya.
Sepanjang berjalannya republik ini, tercatat sebanyak 8 presiden dan 13 wakil presiden dengan komposisi tiap periode satu orang presiden didampingi satu orang wakil. Tetapi, beberapakali pula muncul wacana presiden didampingi dua orang wakil. Pucuk pimpinan eksekutif dengan dua wakil presiden memang dianut beberapa negara.
“(Negara) yang dua wapres tuh Costa Rica sama Uni Emirat Arab,” sebut Insan Praditya Anugrah, dosen Ilmu Politik dan Pemerintahan Universitas Terbuka, kepada Historia.id. “Biasanya yang terjadi di negara-negara tersebut lebih sebagai akomodasi posisi buat orang-orang berpengaruh.”
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












