top of page



Dari Balet ke Wushu
Fonny Kusumadewi, satu dari 14 pionir timnas wushu Indonesia, terus melakukan regenerasi lewat klub buatannya.


Berkabung untuk Setan Merah
Bergeming di bawah hujan salju, ribuan orang di Manchester dan Munich haru biru mengenang 60 tahun tragedi yang menimpa MU.


Wushu dan Telepon Merah RI Satu
Kerja keras IGK Manila berbuah manis. Mengangkat Wushu dari represi menjadi prestasi.


Wushu Menembus Sentimen dan Stigma Orde Baru
Lekat dengan stigma miring Tionghoa, wushu berhasil melewatinya. Perkembangannya diretas justru oleh perwira intelijen di masa Orde Baru.


Menang atau Mati! Ancaman Mussolini untuk Tim Azzurri
Dilema timnas Italia di Piala Dunia. Menang bukan perkara gampang, kalah berarti mati.


Menggenjot Citra Fasis Lewat Sepakbola
Hampir mustahil memisahkan politik dan sepakbola di Italia. Mussolini mempelopori tradisi itu.


Dari Lapangan Kembali ke Lapangan
Tak ingin jadi kacang lupa kulit, Muthia Datau kembali ke dunia yang membesarkan namanya: sepakbola.


Ikon Sepakbola Putri Indonesia
Hobi mengejar dan menendang bola membuatnya jadi legenda sepakbola putri di negeri ini.


Merunut Sejarah Yoga, Merelaksasi Jiwa dan Raga
Olahraga yoga dilahirkan peradaban India. Sempat memicu pro-kontra di kalangan agama samawi, kini yoga sudah mendunia.


Public Enemy Bernama Scheele
Istora berwajah baru yang diresmikan Presiden Jokowi, menyimpan sejuta kisah. Satu di antaranya kenangan pahit “Mr. Badminton” Herbert Scheele.


Macan Jawa di Final Piala Dunia
Tampil di Piala Dunia masih sebatas mimpi buat timnas Indonesia. Sementara keterwakilannya sudah eksis sejak 1974 lewat sosok Macan Jawa.


Intisari Rivalitas Sepakbola Sejagat
Rivalitas dua kiblat sepakbola dunia, Brasil-Argentina, yang abadi hingga kini.


Mengusung Ulah Adigung
Tak hanya kebut-kebutan sampai garis finis, Tommy Manoch balapan sekaligus menggaungkan sebuah prinsip lewat slogan. Kini, slogan itu dijadikan kampanye visi sosial.


Naturalisasi, Dulu dan Kini
Sempat hilang dalam kamus persepakbolaan Indonesia sejak 1950-an, naturalisasi marak belakangan. Pertanda gagalnya pembinaan.


Apa dan Siapa Islandia?
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.

Ads
Ads
Ads
bottom of page











