Hasil pencarian
Cari di situs ini
10072 hasil ditemukan dengan pencarian kosong
- Ronald Koeman Pahlawan Katalan dari Zaandam
HATI Ronald Koeman berbunga-bunga. Pada Rabu, 19-8-2020, ia “pulang” ke Camp Nou, markas FC Barcelona. Matanya berbinar-binar kala menengok dua foto yang terpajang di sebuah lorong. Foto pertama foto skuad Barça 1991-1992 dengan trofi Liga Champions dan foto kedua, foto tim Barça 1992-1993 dengan trofi La Liga yang di dalamnya terdapat sosok Koeman. Koeman resmi kembali ke Barça sebagai pelatih dengan kontrak dua tahun. Koeman yang punya catatan historis di klub raksasa asal Katalan itu diharapkan bisa membawa perubahan dan membangkitkan Barça pasca-dipermak Bayern Munich, 2-8, di perempatfinal Liga Champions yang berbuntut pemecatan pelatih sebelumnya, Quique Setién. Menurut Irfan Sudrajat, pemimpin redaksi harian olahraga TopSkor, Koeman sudah semestinya berbenah di sektor pertahanan dengan menemukan bek-bek yang secara kualitas di atas rata-rata, macam Sergio Ramos (Real Madrid) atau Virgil van Dijk (Liverpool). Nama terakhir ini pada 2010 diorbitkan Martin Koeman, ayah Ronald, eks pemain dan kemudian jadi pemandu bakat FC Groningen.
- Erwin Rommel Si Rubah Gurun
LANGIT yang menaungi kawasan Herrlingen di kota Blaustein, Jerman, belum juga terang di pagi 14 Oktober 1944. Tetapi Generaldfeldmarschall Erwin Rommel sudah beranjak dari tempat tidurnya. Ia harus segera menyambut hari untuk menghabiskan quality time terakhirnya dengan maksimal bersama istrinya Lucia Maria Mollin, putranya Manfred, dan sohib terbaiknya yang sudah dikenalnya sejak Perang Dunia I Kapten Hermann Aldinger. Marsekal yang paling dicintai dan dipuja rakyat dan prajurit Jerman itu sejak beberapa hari belakangan mesti “dirumahkan” akibat cedera di kepalanya usai diserang bom pesawat Sekutu di front barat. Selepas sarapan bersama istri dan putranya, Rommel menanti dua jenderal dari Berlin yang bakal mampir di siang hari. Rommel siap menyambutnya dengan busana kebanggaannya, seragam Deutsches Afrika Korps (DAK), unit yang paling dibanggakannya dalam kampanye Afrika Utara (Juni 1940-Mei 1943).
- Sejarah Pengangkatan Guru Besar dan Profesor di Indonesia
ACARA obrolan Erdian Aji Prihartanto alias Anji dan Hadi Pranoto tentang penemuan obat herbal untuk Covid-19 menuai kontroversi. Bukan saja isinya, tapi juga penyematan atribut profesor pada Hadi Pranoto. Tak diketahui dari universitas mana dia memperoleh atribut itu. Belakangan, dia mengaku atribut itu hanyalah panggilan sayang dari teman-temannya. Meski Hadi mengaku dia memperoleh atribut “profesor” dari teman-temannya, atribut itu sejatinya tak bisa sembarang disematkan oleh suatu kelompok kepada orang tertentu. Penyebutan profesor memiliki aturan jelas dalam sejarah negeri ini meski ada kalanya tak tertulis. Profesor merupakan sebutan lain untuk guru besar. Profesor bukanlah gelar akademik, melainkan penyebutan untuk orang yang menjabat guru besar dalam struktur pengajar di universitas. Profesor berasal dari bahasa latin, artinya orang yang memiliki keahlian.
- Bagaimana Belanda Mengurus Banjir di Batavia?
SEPERTI awal tahun 2020 lalu, awal tahun 2021 Jakarta kembali dilanda banjir. Sejumlah wilayah, terutama di Jakarta Selatan, tergenang pada Sabtu, 20 Februari lalu. Banjir seakan-akan menjadi momok rutin tahunan bagi warga Jakarta dan tak kunjung terselesaikan sejak dulu. Bagaimana orang Belanda menangani banjir kala Jakarta masih bernama Batavia? Sejarawan Bondan Kanumoyoso menjelaskan dalam Dialog Sejarah “Banjir di Jakarta Riwayatmu Dulu” di saluran Youtube dan Facebook Historia.ID, Selasa, 23 Februari 2021 bahwa karakteristik wilayah Jakarta sejak awal memang berpotensi banjir. Bukan hanya dari zaman kolonialisme Belanda, melainkan sudah sejak zaman Kerajaan Tarumanegara. Hal itu, sambung Bondan, mendorong Raja Purnawarman memerintahkan pembangunan sebuah bendungan untuk mencegah banjir. “Jadi banjir itu merupakan suatu hal yang terjadi sejak bahkan sebelum kota ini menjadi kota pelabuhan yang ramai. Ini karena karakteristik geologi dan geomorfologi dari Jakarta,” terang Bondan.
- Melanchton Siregar, Guru yang Bergelar Kolonel Tituler
PANGKAT letnan kolonel tituler yang diberikan kepada youtuber Deddy Corbuzier diwarnai kontroversi. Pangkat tersebut disematkan langsung oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Dengan pangkat tersebut, Deddy bertugas sebagai duta Komponen Cadangan (Komcad) TNI. Menurut juru bicara Kementerian Pertahanan, pemilik podcast “Close The Door” itu dianggap punya kemampuan dalam membantu TNI menyampaikan pesan kebangsaan. Namun, sebagian kalangan meragukan kepatutan pangkat tituler tersebut. Kritik yang berhembus menilai nihilnya urgensi hingga terkesan mengobral pangkat tituler kepada Deddy. Jauh sebelum Deddy Corbuzier sederet nama orang sipil telah menyandang pangkat tituler. Mulai dari Sultan Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono IX (jenderal), hingga musisi Idris Sardi (letkol). Semuanya dianggap layak menerima pangkat tituler atas jasa mereka masing-masing yang sudah terbukti.
- Alkisah Niki Lauda Juara F1 Bermodal Setengah Poin
SEPANJANG sejarah adu pacu Formula One (F1) sejak 1950, penentuan gelar juara dunia bukan hanya pernah ditentukan lewat 1 poin saja. Hari ini, 21 Oktober, empat dekade silam, Niki Lauda bahkan memenangkan gelar juara dunia terakhirnya di Grand Prix (GP) Portugal hanya dengan selisih setengah poin dari rekan setim cum rival sengitnya, Alain Prost. Sejarah mencatat, saking sengitnya persaingan pembalap, setidaknya delapan kali terjadi gelar juara dunia dimenangkan hanya dengan selisih 1 poin. Salah satunya juga terjadi di hari ini, 21 Oktober, 17 tahun silam di GP Brasil. Pada seri terakhir musim 2007 itu, pembalap tim Scuderia Ferrari Kimi Räikkönen merebut 10 poin pamungkas usai memenangi podium pertama. Perolehan 10 poin itu membuatnya menutup musim dengan 110 poin atau unggul 1 poin saja dari duo pembalap tim McLaren, Lewis Hamilton dan Fernando Alonso, yang sama-sama mengoleksi 109 poin. Persaingan Räikkönen-Hamilton-Alonso di musim 2007 itu memang sangat sengit. Sangat jarang terjadi perebutan juara dunia terjadi di seri terakhir oleh lebih dari dua pembalap. Namun, persaingan merebut gelar juara yang ditentukan hanya dengan setengah poin belum pernah terjadi lagi pasca-rivalitas Lauda vs. Prost di musim 1984. Sejarah tersebut mungkin mustahil diulangi pembalap lain karena adanya perolehan setengah poin sendiri jadi satu momen langka di tengah musim 1984.
- Memori Historis Barcelona di Wembley
FC Barcelona gagal total musim 2023-2024. Gagal di kompetisi domestik La Liga, “boncos”’ pula di Liga Champions. Asa klub raksasa asal Katalan itu mencapai final di Stadion Wembley pupus lantaran sudah gugur di perempatfinal. Stadion Wembley untuk yang kedelapan kalinya jadi venue final Liga Champions pada Sabtu (1/6/2024). Final itu mempertemukan Borussia Dortmund kontra Real Madrid sang seteru abadi Barcelona. Padahal stadion ikonik di kota London itu menyimpan memori manis yang jadi titik balik El Barça di kancah sepakbola Eropa. Memori di mana reputasi dan mentalitas juara di pentas Eropa bermula di Wembley hari ini, 20 Mei, 32 tahun lampau.
- Dendang Liris Sastra Marhaenis
SETELAH upacara seremonial di halaman kantor Dewan Pimpinan Pusat PNI, yang dihadiri tokoh-tokoh terkemukanya, regu Front Marhaenis membawa panji-panji Lembaga Kebudayaan Nasional (LKN). Rencananya, panji-panji itu akan dibawa secara estafet menuju tempat tujuan: Solo. Panji-panji itu tiba di Surakarta pada 20 Mei 1959, bertepatan dengan pembukaan kongres Lembaga Kebudayaan Nasional Seluruh Indonesia, yang dihelat di Gedung Chuan Min Kung Hui, Sorogenen. Kongres dihadiri utusan dari 21 daerah dan berlangsung selama tiga hari. Dimeriahkan pula dengan pertunjukan kesenian. “Pada kesempatan Kongres LKN itu aku berbahagia bisa menyaksikan tarian karya rekaan paling akhir Kang Bagong,” tulis novelis N.H. Dini dalam memoarnya, Kemayoran.
- Perta Membendung Pengaruh BTI
SECARA diam-diam, Jahja Malik Nasoetion mendirikan Sarekat Tani Indonesia (Sakti) pada 1949. Ketika terjadi konflik internal, Jahja dan kawan-kawan sehaluan meninggalkan Sakti. Sebagai gantinya, pada 20 Mei 1952, mereka mendirikan Persatuan Rakjat Tani (Perta). Perta juga bersinggungan dengan Barisan Tani Indonesia (BTI), yang dibentuk awal kemerdekaan. Menurut Gerrit Huizer dalam Peasant Mobilization and Land Reform in Indonesia, BTI tak sepenuhnya didominasi komunis tapi segera pudar setelah kegagalan Partai Komunis Indonesia (PKI) dalam Peristiwa Madiun 1948. “Setelah peristiwa itu, banyak anggotanya bergabung dengan Murba...” Hanya sedikit informasi mengenai aktivitas Perta, di pusat maupun daerah. Salah satunya terekam dalam Arsip Nasional mengenai keputusan konferensi bersama di Tambun, Bekasi, pada 6 September 1952.
- Bambang Soetedjo Guru Torpedo Kiri
KETIKA Amir Sjarifuddin menjabat perdana menteri merangkap menteri pertahanan terdapat badan intelijen Bagian V (KP-V) dalam Kementerian Pertahanan. Bagian V dianggap dikuasai orang-orang berideologi kiri. Kepalanya, Abdul Rachman Atmosudirdjo juga dicap kiri. Dalam usaha melawan Belanda di laut, Bagian V membangun Special Operation. Organisasi yang menyiapkan penembus blokade laut ini dipimpin oleh Letnan Kolonel Subyakto. Selain orang dengan pengalaman perang laut seperti Subyakto, Special Operation juga mempekerjakan ahli militer, ahli peta, ahli bahasa, ahli hukum, ahli olahraga, dan ahli persenjataan laut sebagai pelatih siswa pelatihan Special Operation di Sarangan. Salah satu pelatih adalah Bambang Soetedjo, yang ideologinya sama dengan menteri pertahanan dan kepala Bagian V. Bambang Soetedjo, disebut Laksamana Pertama Urip Subyanto dalam Bunga Rampai Perjuangan dan Pengorbanan II, mengajarkan perihal torpedo kepada siswa pelatihan Special Operation.
- Petualangan Tim Kanguru
TIM nasional Indonesia lolos ke fase knock out Piala Asia 2023 sebagai satu dari empat tim urutan ketiga terbaik di fase grup. Akan tetapi lawan tangguh yang merupakan “adidaya” baru di Asia sudah menanti di babak 16 besar: Australia. Berbeda dari “Tim Garuda” yang lolos ke babak 16 besar dengan “bantuan” hasil negara-negara lain, “Tim Kanguru” (julukan timnas Australia) lolos dengan gagah sebagai juara Grup B. Bekas langganan jawara zona Oseania itu bukan tim kaleng-kaleng. Sebab, meski baru dirangkul Konfederasi Sepakbola Asia, AFC, pada 2006, Australia langsung menggebrak hegemoni para raja lama Asia macam Jepang, Korea Selatan, Iran, dan Arab Saudi. Raihan runner-up edisi 2011 dan juara Piala Asia 2015 sudah cukup menjadi bukti. Namun, sejarah sepakbola Australia punya keunikan tersendiri. Kendati nenek moyangnya imigran dari Inggris, orang Australia tak menyebut sepakbola dengan lema “football” seperti orang Inggris, melainkan “association game” atau “soccer” sebagaimana orang Amerika Serikat dan Kanada. Hal itu dikarenakan di Australia sudah ada olahraga yang disebut Australian Football alias “Footy” pada 1858. Sementara, sepakbola baru eksis di negeri itu pada akhir abad ke-19.
- Guru Besar yang Disingkirkan Bung Besar
SEJUMLAH civitas akademika Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) Surabaya mulai dari guru besar, dosen, mahasiswa, hingga alumni menggelar aksi protes pada Jumat (4/7/2024) lalu. Mereka memprotes pemberhentian dekan FK Unair Prof. Dr. Budi Santoso, dr., Sp.OG (K). Ditengarai, pemecatan figur yang akrab disapa Prof. BUS itu oleh pihak rektorat gegara sikap kritisnya terhadap wacana “impor” dokter asing. Program mendatangkan dokter asing diwacanakan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Alasannya, terdapat kekurangan tenaga dokter untuk menyelamatkan nyawa ribuan pasien, seperti bayi yang memiliki kelainan jantung bawaan. Menurut Budi Gunadi, menilik jumlah penduduk sekitar 280 juta jiwa, saat ini Indonesia masih kekurangan rasio dokter. Terlebih jika merujuk organisasi kesehatan dunia WHO dengan rasio ideal 1:1000 (satu dokter melayani 1.000 warga). Dari payung hukumnya, aturan tentang dokter slot gacor hari ini asing di Indonesia memang tertera dalam pasal 428 dan pasal 257 dalam Undang-Undang No. 17 tahun 2023 tentang Kesehatan. Namun, aturan turunannya belum dikeluarkan pemerintah. Peraturan Pemerintah (PP) terkait itu pun masih disusun, yang rencananya akan selesai pada awal Agustus 2024.





















