Hasil pencarian
Cari di situs ini
10073 hasil ditemukan dengan pencarian kosong
- Djamin Gintings, Pahlawan Nasional dari Tanah Karo
DI kota Medan, Jalan Letnan Jenderal Jamin Ginting sungguh tak asing. Jalan ini membentang sepanjang 80 km: mulai dari Padang Bulan, Medan, sampai ke Kabanjahe, ibukota Tanah Karo. Walaupun lebarnya tak sebesar Jalan Jenderal Gatot Subroto di Jakarta, barangkali itulah jalan terpanjang di Indonesia. Namanya merujuk sosok pejuang asal Karo, Djamin Gintings.
- Gerakan Aldera Melawan Orba
GERAKAN aktivisme mahasiswa seolah mati suri sejak peristiwa Malari 1974. Setelah dua dekade kemudian, barulah suara lantang dari kampus menggeliat lagi. Rezim Orde Baru akhirnya tumbang lewat gerakan mahasiswa angkatan '90-an yang disebut Angkatan Reformasi. Tersebutlah Aliansi Demokrasi Rakyat (Aldera), salah satu organisasi mahasiswa yang menonjol dalam gelombang Reformasi 1998.
- Mula Bahrain Mengenal Sepakbola
PARTAI tandang timnas Indonesia ke Bahrain pada 10 Oktober 2024 lalu masih menyisakan pahit. Wasit Ahmed al-Kaf asal Oman yang memimpin laga diduga berat sebelah menguntungkan tuan rumah gegara tetap meneruskan laga kendati mestinya sudah berakhir di menit ke-90+6.
- Komandan Belanda Tewas di Korea
LETNAN Kolonel Marinus Petrus Antonius den Ouden kaget. Dia tak menyangka Perang Korea yang terjadi ribuan mil jauhnya dari negerinya, Belanda, ikut mengubah nasibnya. Den Ouden ditunjuk memimpin pasukan kecil Belanda yang tergabung dalam kontingen PBB –yang nyatanya lebih banyak berisi anggota Blok Barat pimpinan Amerika Serikat– di perang tersebut.
- Kawan Setia Rakyat Indonesia
KUBURAN tua itu terpuruk di satu sudut Taman Pemakaman Umum Pandu, Bandung. Nisannya yang bercorak abu-abu terlihat kusam dengan baris tulisan bahasa Inggris yang samar berbunyi: “Mengenang Raymond Kennedy 1906-1950, akademisi Amerika, ilmuwan, humanis, kawan setia rakyat Indonesia sekaligus martir untuk kemerdekaan mereka.”
- Diaspora Resep Naga
SEJAK gelombang pertama imigran Tiongkok tiba di Nusantara, mereka menetap, berbaur, dan beradaptasi dengan penduduk dan kondisi setempat. Saat keinginan menyediakan menu makanan serupa di daerah asal terkendala sulitnya bahan, mereka berkreasi. Mereka juga memperkenalkan teknik dan alat memasak hingga penggunaan bahan lokal.
- Kompak Unjuk Aksi Solidaritas HAM di Podium Olimpiade
PEMANDANGAN berbeda terjadi di Olympic Stadium, Mexico City, 16 Oktober 1968 malam, pasca-pengalungan medali cabang lari 200 meter putra. Bukannya ikut menyanyikan lagu kebangsaan dengan khidmat, atlet atletik Amerika Serikat Tommie Smith dan John Carlos justru menunduk sembari mengangkat tangan terkepal ke atas sebagai simbol salam “Black Power”.
- Presiden Jokowi Akui 12 Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu
PRESIDEN Joko Widodo mengakui 12 pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat yang terjadi di masa lalu pada Rabu, 11 Januari 2023. Pernyataan ini disampaikan setelah menerima laporan Tim Penyelesaian Non Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia (PPHAM) di Istana Negara. “Dengan pikiran yang jernih dan hati yang tulus, saya sebagai kepala negara Republik Indonesia mengakui bahwa pelanggaran Hak Asasi Manusia yang berat memang terjadi di berbagai peristiwa,” terang Joko Widodo dalam konferensi pers di Istana Negara seperti disiarkan saluran Youtube Sekretariat Presiden . Daftar peristiwa pelanggaran HAM berat yang disampaikan Joko Widodo merentang dari peristiwa 1965-1966 hingga peristiwa Jambo Keupok di Aceh pada 2003. Peristiwa 1965-1966 merupakan pelanggaran HAM berat di mana mereka yang dituduh sebagai anggota maupun terlibat Partai Komunis Indonesia (PKI) ditangkap, disiksa, hingga dieksekusi tanpa proses hukum. Sekira 500.000 hingga tiga juta orang tewas dalam pembantaian massal ini. Sementara peristiwa Jambo Keupok di Aceh pada 2003 merupakan tindakan kekerasan aparat TNI kepada warga Aceh ketika menyisir anggota dan pendukung Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Menurut laporan Komnas HAM , TNI bahkan melakukan penembakan terhadap sejumlah warga serta membakar korban dalam keadaan hidup. Berikut 12 pelanggaran HAM berat yang diakui pemerintah: Peristiwa 1965-1966 Peristiwa Penembakan Misterius 1982-1985 Peristiwa Talangsari Lampung 1989 Peristiwa Rumah Geudong dan Pos Sattis Aceh 1989 Peristiwa Penghilangan Secara Paksa 1997-1998 Peristiwa Kerusuhan Mei 1998 Peristiwa Tri Sakti dan Semanggi I-II 1998-1999 Peristiwa Pembunuhan Dukun Santet 1998-1999 Peristiwa Simpang KKA di Aceh 1999 Peristiwa Wasior Papua 2001-2002 Peristiwa Wamena Papua 2003 Peristiwa Jambo Keupok Aceh 2003 “Saya menaruh simpati dan empati yang mendalam kepada para korban dan keluarga korban,” ungkap Joko Widodo. Presiden mengatakan bahwa pemerintah akan berusaha memulihkan hak-hak korban secara adil dan bijaksana tanpa menegasikan penyelesaian yudisial. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah berupaya agar pelanggaran HAM berat tidak terjadi lagi di masa depan. “Dan saya minta kepada menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Menkopolhukam untuk mengawal upaya-upaya kongkret pemerintah agar dua hal tersebut dapat terlaksana. Semoga upaya ini menjadi langkah yang berarti bagi pemulihan luka sesama anak bangsa guna memperkuat kerukunan nasional kita dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya. Menkopolhukam Mahfud MD dalam konferensi pers yang sama sebelumnya telah menegaskan bahwa Tim PPHAM tidak meniadakan proses yudisial. “Karena di dalam undang-undang disebutkan pelanggaran HAM berat di masa lalu yang terjadi sebelum tahun 2000 itu diselesaikan melalui pengadilan HAM Ad Hoc atas persetujuan DPR. Sedangkan yang sesudah tahun 2000 diselesaikan melalui pengadilan HAM biasa,” terangnya. Mahfud menjelaskan bahwa menurut Pasal 46 UU No. 26 Tahun 2000, pelanggaran HAM barat itu harus diproses ke pengadilan tanpa ada kadaluarsa. “Maka kami akan terus usahakan itu dan persilahkan Komnas HAM bersama DPR dan kita semua mencari jalan untuk itu,” tambahnya.*
- Gara-gara Batang Pohon, Kapten KNIL Quant Tewas
PADA pengujung 1929, Kapten KNIL Johan Charles de Quant melakukan inspeksi menyusuri Sungai Barito dengan perahu motor selama dua pekan. Daerah demi daerah di tepi sungai yang menjadi wilayah tugasnya dia susuri bersama beberapa anak buahnya. Namun di sekitar Desa Muara Untu (kini berada di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah), dia mendengar ada permasalahan dari Haji Doerasit. Maka, Kapten Quant pun menemuinya pada 24 Desember 1929. Haji Doerasit bukan orang sembarangan. Ia amat dihormati di Muara Untu. Koran Soerabaijasch Handelsblad tanggal 8 Januari 1930 menyebut Haji Doerasit merupakan bekas panglima dari salah satu pasukan tempur Gusti Muhamad Seman, keturunan Pangeran Antasari yang melanjutkan perlawanannya kepada tentara Belanda. Pada 1906, Haji Doerasit ikut melawan tentara Belanda di bawah komando Letnan Christoffel, veteran Perang Aceh yang terkenal kejam.
- Mohammad Tabrani, Pahlawan Nasional dari Madura
PEMERINTAH menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional 2023 kepada enam tokoh, yaitu Mohammad Tabrani Soerjowitjitro (Jawa Timur), Ratu Kalinyamat (Jawa Tengah), Ida Dewa Agung Jambe (Bali), KH Abdul Chalim (Jawa Barat), KH Ahmad Hanafiah (Lampung), dan Bataha Santiago (Sulawesi Utara).
- Ketika Insinyur Jadi Menteri Kesehatan
NAMA Budi Gunadi Sadikin masuk dalam bursa calon menteri yang akan mengisi kabinet presiden terpilih Prabowo Subianto. Menteri Kesehatan era Joko Widodo itu diberitakan akan tetap menduduki jabatannya hingga lima tahun ke depan. Sinyal tersebut disampaikan Budi setelah mengunjungi kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (14/10) malam lalu.
- Sepakterjang Batalyon yang Hilang
PULAU Jawa adalah kunci. Siapa yang menguasai Jawa, akan menguasai Nusantara yang kaya alamnya. Jepang menyadari ini demi menunjang keberlanjutannya di Perang Pasifik. Alhasil, kepentingannya pun berbenturan dengan Sekutu, yang Belandanya sudah lebih dulu menguasai Nusantara.





















