top of page

Hasil pencarian

9628 hasil ditemukan dengan pencarian kosong

  • Membebaskan Tjakrabirawa di Aljazair

    KONFERENSI Asia Afrika (KAA) yang diselenggarakan di Bandung, Jawa Barat, pada 18–24 April 1955 menjadi pendorong yang kuat bagi kemerdekaan negara-negara Asia dan Afrika. Setelah berjuang sejak 1954, Front Pembebasan Nasional (FLN) Aljazair dapat merebut kemerdekaannya dari Prancis pada 5 Juli 1962. Ahmed Ben Bella diangkat menjadi presiden Aljazair pada 1963.

  • Maukar Mengincar Bung Besar

    LETKOL (Pnb.) Heru Atmodjo sudah lama berhenti dari Angkatan Udara. Diberhentikan tepatnya. Tapi dia masih ingat Daniel Maukar, pilot muda cemerlang yang selalu digadang-gadangnya. “Dia murid saya, dia orangnya cerdas dan pemberani,” kata Heru kepada  Historia pada 2010.

  • Granat Makar di Makassar

    MINGGU, 7 Januari 1962, hari beranjak gelap ketika iring-iringan rombongan Presiden Sukarno meninggalkan kediaman Gubernur Sulawesi Selatan A.A. Rivai menuju ke Gedung Olahraga Mattoangin, Makassar. Jarum jam baru menunjuk ke angka delapan saat konvoi mobil presiden melintasi Jalan Cendrawasih. Tiba-tiba satu mobil di belakang mobil presiden meledak. Blar! Rombongan panik menyelamatkan diri.

  • CIA dalam Peristiwa Cikini

    SABTU malam, 30 November 1957, Presiden Sukarno menghadiri malam amal dalam rangka ulang tahun ke-15 Sekolah Rakyat Perguruan Cikini. Dia hadir sebagai orang tua murid dari Guntur Sukarnoputra dan Megawati Sukarnoputri.

  • Bertahan dalam Ingatan

    MENJELANG siang, Sabtu, 6 Juli 2013, di Jalan Cendrawasih, Makassar, tercipta sebuah kerumunan. Anak muda berlarian dengan ucapan tak jelas, sedikit panik. Beberapa kendaraan yang melintas berhenti di sisi jalan, ibu-ibu menengadahkan kepala dari balik pagar rumah. Sesaat terjadi kemacetan. Namun, orang-orang di sisi lain jalan, tetap terlihat santai, ada yang main catur, ada pula yang asyik menghisap rokok. Dan jelang beberapa menit kemudian, suasana kembali normal. Jambret berhasil kabur.

  • “Mereka Guru Sekolah Semuanya”

    RUMAH lawas bernomor 21 itu sudah seabad lebih usianya. Dinding papannya masih banyak yang asli. Terpencil di tengah permukiman padat tak jauh dari stasiun Cikini, Mustafa Kamal Saleh sudah tinggal di rumah itu sejak lahir, 86 tahun silam.

  • Awal Profesi Pramugari di Indonesia

    BERWAJAH elok, bercakap aneka bahasa, berbusana semarak, dan berkesempatan terbang ke sana-sini gratisan. Itulah mereka, pramugari pesawat terbang komersial. Mereka membersamai perjalanan para penumpang pesawat di tiap kelas. Semua orang mafhum tugas mereka: memandu para penumpang selama penerbangan.

  • Rochjani Soe'oed, Putra Betawi dalam Sumpah Pemuda

    KONGRES Pemuda yang melahirkan Sumpah Pemuda 96 tahun silam mencatatkan tokoh-tokoh dari berbagai daerah Indonesia. Berbilang nama dari Sumatra dan Jawa, beberapa dari Sulawesi bahkan Maluku. Namun, jarang terdengar dari Betawi (kini Jakarta) yang menjadi tempat terselenggaranya Kongres Pemuda. Salah satu pemuda Betawi di kongres itu bernama Rochjani Soe'oed.

  • Anjing Peliharaan Kesayangan Hitler Bernama Blondi

    TAK banyak yang mengetahui bahwa di balik kebengisan Adolf Hitler terhadap umat manusia, diktator Nazi Jerman itu penyayang hewan sejak muda. Saat sudah duduk di puncak kekuasaan pun ia kerap ditemani peliharaannya. Menurut Boria Sax dalam Animals in the Third Reich: Pets, Scapegoats, and the Holocaust , Hitler sudah jadi pecinta binatang sejak masa muda, khususnya ketika gagal mengejar mimpinya untuk menjadi seniman di Wina, Austria.

  • Peristiwa PRRI Membuat Rumah Makan Padang Ada di Mana-mana

    DALAM suatu percakapan antara sejarawan Taufik Abdullah, antropolog Sjafri Sairin, dan sosiolog Ignas Kleden di sebuah dapur paviliun, Taufik nyeletuk, “Wah, ini ada bahan makanan yang bisa dimasak. Siapa yang bisa masak?”

  • Sudarsono Katam Merekam Sejarah Urban Bandung

    SOSOK berambut putih yang terkuncir itu mengukir senyum ketika menyambut Historia.ID di depan rumahnya yang asri berfasad era kolonial di Jalan Tanjung, Cihapit, Bandung pada Sabtu (26/10/2024) pagi. Sudarsono Katam, lelaki gaek berusia 79 tahun itu, duduk santai dengan menyilangkan kaki di ruang tamunya ketika mulai “berdongeng” sejarah urban dan sosial di Bandung.

  • Desa Bayu Lebih Seram dari Desa Penari

    WAKTU heboh kisah KKN Desa Penari beberapa tahun silam, Desa Bayu Songgon disebut-sebut sebagai lokasi KKN. Namun, warga membantahnya meski pernah ada belasan mahasiswa dari Surabaya survey ke sana. Dua di antara mahasiswa itu terpisah dan dianggap melakukan hal tidak senonoh. Konon keduanya seteah kembali ke Surabaya sakit keras dan meninggal dunia. Selain itu, di sana ada empat kampung yang ditinggalkan penduduknya, yang disebut kampung hilang.

bottom of page