top of page

Hasil pencarian

9631 hasil ditemukan dengan pencarian kosong

  • Semsar Siahaan Menggali Kembali Kejahatan Negara

    SEKUMPULAN jenazah terserak dalam sebidang liang lahat di salah satu ruang terlantar galeri Taman Ismail Marzuki. Di sekeliling tembok bertuliskan mural hitam-putih. Ia melukiskan orang-orang yang dipenjara, dipasung, serta mereka yang menjadi korban kekerasan. Suram, seram, gelap. Kesan itulah yang tampak pada instalasi seni bertajuk “Penggalian Kembali” karya perupa Semsar Siahaan dalam pameran Jakarta Visual Art Biennale IX, pada 1993.

  • 4 Sehat 5 Sempurna

    DARI ingatannya akan sekumpulan bocah Belanda yang sedang main dekat Noordhollandsch ditambah pengetahuan yang didapatnya dari diskusi dengan beberapa dokter yang pernah bertugas di Hindia Belanda plus buku-buku dan terbitan yang mereka berikan, Poorwo Soedarmo jatuh hati pada masalah gizi. Dokter lulusan STOVIA tahun 1927 yang bekerja di kapal Belanda SS Polydrus  itu kemudian bertekad mengambil pendidikan lanjutan tentang gizi begitu pulang ke Indonesia. Poorwo akhirnya menempuh pendidikan gizi di Institute of Nutrition di Manila, Filipina dan lulus tahun 1950.

  • Dua Sisi Ahn Jung-geun dalam Film Harbin

    PERLAWANAN terhadap pendudukan Jepang tak hanya menewaskan banyak rekan seperjuangan Ahn Jung-geun (Hyun-bin), aktivis gerakan kemerdekaan Korea di awal abad ke-20, tetapi juga membuatnya menjadi buronan paling dicari. Di tengah melarikan diri dari kejaran pasukan Jepang, Ahn justru dicurigai sebagai mata-mata musuh oleh aktivis gerakan kemerdekaan Korea lainnya.

  • Seperti Apa Pola Makan Orang-orang di Masa Lalu?

    KEBIASAAN makan tiga kali sehari tentu tak asing bagi orang-orang di masa kini, meski tak semua mengikuti pola makan tersebut. Sarapan, makan siang, dan makan malam membentuk pola makan untuk menopang aktivitas sehari-hari. Namun, jika melihat kehidupan masyarakat di masa lalu, waktu makan tidak diatur secara khusus. Kebiasaan menyantap hidangan di waktu-waktu tertentu umumnya dilakukan oleh orang kaya dan bangsawan.

  • Serba Pertama dari Stadion Goodison Park

    SATU per satu stadion tua legendaris yang selama ini jadi markas klub-klub elite Inggris ditinggalkan. Mereka tergantikan stadion-stadion baru. Terbaru, Everton FC, klub yang berbasis di kota Liverpool, siap meninggalkan Goodison Park berusia 133 tahun untuk pindah ke kandang baru, Everton Stadium, tahun ini.

  • Penyanyi Batak Jack Marpaung, dari Penjara Menjadi Pendeta

    DUNIA musik Batak kehilangan salah satu musisi legendarisnya, Jack Marpaung. Kemarin petang (5/1), Jack Marpaung mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit St. Carolus, Jakarta Pusat dalam usia 77 tahun. Kondisi Jack memang sudah melemah akibat penyakit stroke yang dideritanya sejak dua tahun terakhir. Setelah meninggalkan panggung hiburan pada dekade 2000-an, Jack mendalami imannya dan lebih dikenal sebagai pendeta Gereja Betel Indonesia (GBI). Dia menjadi gembala di GBI Fellowship Centre Medan.

  • Polisi Berkasus tapi Karier Mulus bukan Cerita Baru

    JIKA Anda membuka mesin pencari di internet dengan memakai kata kunci “perwira Sambo”, maka akan muncul deretan berita tentang jabatan baru yang diberikan kepada para perwira yang sebelumnya diberi sanksi terkait pembunuhan yang dilakukan Inspektur Jenderal Polisi Ferdy Sambo terhadap Brigadir Joshua dua tahun silam.

  • Lima Pelatih Timnas Indonesia dari Belanda

    TERLEPAS dari beraneka catatan yang diukirnya sejak 2020, Shin Tae-yong (STY) menyudahi kiprahnya menukangi timnas Indonesia. Ketua PSSI Erick Thohir menyebut pengganti STY adalah pelatih asing lagi, tetapi kali ini asal negeri Belanda.

  • Cerita dari Stadion Diponegoro (Bagian I)

    DERETAN toko berdinding hijau hampir menutupi sekujur bangunan asli sebuah stadion tua di Jalan Ki Mangunsarkoro, Kota Semarang. Gerbang masuknya menjorok ke dalam, menyempil di antara deretan toko tadi. Sebuah papan nama masih terpampang jelas sekaligus menegaskan siapa pemilik bangunan stadion itu: Stadion Diponegoro.

  • Cerita dalam Segelas Susu

    MINUM susu telah menjadi kebiasaan banyak orang sejak dulu. Susu dianggap dapat memberikan kekuatan, kecantikan, memurnikan tubuh dan jiwa, hingga berperan dalam mencapai kesuksesan dan kebahagiaan. Kendati digambarkan sebagai minuman yang baik dan bermanfaat, susu juga tak lepas dari kontroversi yang turut membentuk citra susu di masa kini.

  • Dua Polisi Bernama Soeleman

    DI tengah santernya kabar laju tentara Jepang menerjang di Asia, pada pertengahan tahun 1940 kepolisian Hindia Belanda melakukan rotasi di Padang, Sumatra Barat. Seorang pejabat polisi baru ditempatkan untuk mengepalai kepolisian di Padang. Kali ini bukan orang kulit putih Belanda, melainkan seorang bumiputra.

  • Kisah Polwan yang Tak Selalu Menawan

    PADA 1960-an, masyarakat ibukota resah. Puluhan “tante girang”, sebutan untuk perempuan bersuami dengan hasrat birahi tinggi, beroperasi di Jakarta. Tak hanya menjadi masalah sosial, fenomena tante girang memasuki ranah tindak kejahatan susila. Kepolisian pun bertindak. Pengusutannya diserahkan kepada aparat polisi wanita (polwan). “Para tante girang dapat dikatakan lebih berbahaya, karena mereka menjadikan anak-anak muda yang belum dewasa dalam soal-soal seksuilnya sebagai mangsa,” ujar Komandan Polwan AKBP Djasmaniar Hoesein, dikutip Kompas , 4 Oktober 1968.

bottom of page