Hasil pencarian
9741 hasil ditemukan dengan pencarian kosong
- Genosida VOC di Pulau Banda
PADA 8 April 1608, Laksmana Pieterszoon Verhoeven, bersama 13 kapal ekspedisi tiba di Banda Naira. Perintah Heeren Zeventien, para direktur VOC di Amsterdam, sebagaimana ditulis Frederik W.S., Geschiedenis van Nederlandsch Indie , kepada Laksamana Pieterszoon Verhoeven: "Kami mengarahkan perhatian Anda khususnya kepada pulau-pulau di mana tumbuh cengkeh dan pala, dan kami memerintahkan Anda untuk memenangi pulau-pulau itu untuk VOC, baik dengan cara perundingan maupun kekerasan." Sejak lama Banda dikenal sebagai penghasil utama pala ( Myristica fragrans ). Bunganya yang dikeringkan disebut “fuli”. Bunga ini membungkus daging buah pala. Sejak dulu pala dan fuli dimanfaatkan untuk rempah-rempah, yang mengundang bangsa Eropa untuk datang. Sesampai di Banda, Verhoeven mendapati Inggris di bawah pimpinan Kapten William Keeling telah berdagang dengan rakyat Banda dan pedagang Belanda. Ia tak senang. Apalagi rakyat Banda tak mau berunding dengannya. Ia pun menuju ke Pulau Naira beserta sekitar 300 orang prajurit untuk membangun Benteng Nassau, di bekas benteng yang pernah dibangun Portugis.
- Mempertanyakan Solusi Dua Negara Israel-Palestina
SEIRING gempuran brutal Israel yang masih berkecamuk di Rafah, Jalur Gaza, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyepakati posisi baru Palestina. Ada harapan besar keputusan anyar itu bisa mendorong Palestina menjadi anggota penuh PBB demi melancarkan two-state solution sebagai penyelesaian konflik Palestina-Israel yang berkepanjangan. Sebelumnya, Palestina sekadar berstatus negara pemantau permanen tanpa hak dan kewajiban sebagaimana 193 anggota PBB lainnya. Mengutip laman resmi PBB, keputusan voting di Majelis Umum pada Jumat (10/4/2024) itu berupa status Palestina tetap sebagai negara pemantau permanen namun memiliki posisi baru dengan tujuh hak dan keistimewaan seperti: berhak duduk setara bersama para anggota PBB lain menurut urutan abjad, mengajukan sebuah proposal atau mendukung proposal yang diajukan anggota lain, dan hak anggota delegasi Palestina untuk dipilih sebagai pejabat sidang pleno dan komite utama majelis umum. Keputusan itu dirilis setelah dilakukan voting di antara 193 negara anggota untuk kemudian jadi rekomendasi pengajuannya ke Dewan Keamanan (DK) PBB. Sebanyak 143 anggota setuju, 25 lainnya abstain , dan sembilan sisanya menolak. Mereka yang menolak adalah Argentina, Amerika Serikat (AS), Republik Ceko, Hungaria, Mikronesia, Nauru, Papua Nugini, Palau, dan tentu Israel.
- Simson, Si Manusia Perkasa Bangsa Israel
Pada masa pemerintahan hakim-hakim, bangsa Israel kuno dalam suatu kurun waktu menjadi jajahan bangsa Filistin selama 40 tahun. Di antara bangsa terjajah itu, hiduplah sepasang suami-istri dari suku Dan yang tinggal di kota Zora, dekat dataran rendah Yudea. Kitab Hakim-hakim hanya menyebutkan nama si suami, yaitu Manoah, sedangkan istrinya seorang yang mandul. Sekali waktu, malaikat menampakkan diri kepada istri Manoah. “Engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki; kepalanya takkan kena pisau cukur, sebab sejak dari kandungan ibunya anak itu akan menjadi seorang nazir Allah dan dengan dia akan mulai penyelamatan orang Israel dari tangan orang Filistin,” demikian kata malaikat itu seperti terkisah dalam kitab Hakim-hakim 13:5. Anak itu kemudian dinamai Simson. Sejak kecil, Simson dilatih untuk bertarak. Sampai tumbuh dewasa, dia tidak minum anggur. Pisau cukur juga tidak pernah menyentuh kepalanya. Dengan demikian, Simson tampil sebagai pemuda yang kuat, gagah, dan tentu saja gondrong. Kekuatan fisik Simson bahkan di atas rata-rata kekuatan laki-laki umum. Ketika seekor singa mengaum di hadapannya, Simson mencabiknya seperti anak kambing dengan tangan kosong.
- Saat Bernadotte Dihabisi Teroris Israel
UNTUK kesekian kalinya, perjalanan kapal bantuan kemanusiaan menuju Jalur Gaza, Palestina, diserang Israel. Aktivis lingkungan dan kemanusiaan Greta Thunberg asal Swedia beserta 11 koleganya dicegat dan diculik militer Israel di perairan internasional. Di masa lalu, pendahulunya yang diplomat Swedia, Count Folke Bernadotte, juga pernah dicegat dan bahkan jadi korban pembunuhan milisi-teroris Israel. Thunberg dan 11 aktivis berlayar dengan kapal layar Madleen yang mengusung kampanye lembaga kemanusiaan Freedom Flotilla Coalition (FFC). Ke-11 koleganya yang jadi penumpang dan kru adalah anggota Parlemen Eropa Rima Hassan (Prancis), Baptiste Andre (Prancis), Pascal Maurieras (Prancis), Yanis Mhamdi (Prancis), jurnalis Al Jazeera Omar Faiad (Prancis), Reva Viard (Prancis), Suayb Ordu (Turkiye), Thiago Avila (Brasil), Sergio Toribio (Spanyol), Marco van Rennes (Belanda), dan Yasemin Acar (Jerman). Kapal Madleen berlayar dengan menggunakan bendera Inggris sejak 1 Juni dan berangkat dari Catania, Italia pada 1 Juni 2025. Ia membawa susu formula, sekitar 100 kilogram tepung, 250 kilogram beras, suplai popok dan keperluaan kewanitaan, hingga sejumlah alat-alat kesehatan. Dalam perjalanannya, Madleen sempat menyelamatkan empat imigran Sudan yang terombang-ambing pada 5 Juni.
- Misteri Senjata Nuklir Israel
HINGGA bulan keenam tahun ini, Israel sudah melancarkan serangan ke lima negara: Palestina, Lebanon, Suriah, Yaman, dan Iran. Namun begitu diserang balik Iran dengan misil-misil balistiknya, Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu kabur ke Yunani. Warganya yang selama ini “merayakan” penderitaan penduduk Palestina di Gaza dan Tepi Barat pun mulai histeris dan kocar-kacir mencari perlindungan. Saling balas serangan Israel-Iran jelas merecoki negosiasi program nuklir antara Iran dan Amerika Serikat yang sudah dilakukan di Oman dan Roma, Italia April 2025 lalu. Akibat serangan Israel ke ibukota Tehran pada Jumat (13/6/2025), Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memastikan fase negosiasi berikutnya yang dijadwalkan pada 22 Juni 2025 di Oman dipastikan batal. Pada 8 Juni 2025 lalu, Menteri Intelijen Iran Esmail Khatib mengklaim memiliki dokumen-dokumen rahasia dan sensitif terkait program nuklir Israel dan keterkaitan Amerika serta negara-negara Barat lain dalam pengembangan fasilitasnya. Pada dini hari 13 Juni 2025, PM Netanyahu membalasnya dengan menyatakan Israel melancarkan serangan preemtif dengan sandi Operation Rising Lion. Misil-misil Israel dan sejumlah drone -nya pun menyasar gedung-gedung permukiman di Tehran dan beberapa fasilitas nuklir Iran. Serangan Israel menuai kecaman sejumlah pihak, termasuk Badan Energi Atom Internasional (IAEA).
- Ratu Ester, Wanita Israel di Takhta Kerajaan Persia
JELANG maklumat perang terhadap Iran, Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu mencoba menarik simpati rakyat Iran dengan mengungkit hubungan sejarah antara kedua bangsa. Netanyahu mengatakan bangsa Iran dan bangsa Israel telah bersahabat sejak zaman Raja Cyrus Agung. Rezim Islam yang saat ini berkuasa di Iran, sambungnya, adalah rezim penindas yang menyengsarakan baik warga Iran maupun Israel. “Sudah tiba saatnya bagi rakyat Iran untuk bersatu di sekitar bendera dan warisan sejarahnya, dengan memperjuangkan kebebasan Anda dari rezim yang jahat dan menindas,” kata Netanyahu yang disiarkan dalam akun Youtube resmi perdana menteri Israel IsraeliPM . Dalam sejarahnya, Israel berkali-kali menjadi bangsa taklukan. Ketika ditaklukkan Kerajaan Babilonia di bawah Nebukadnezar II pada 586 SM, Kerajaan Israel (Yehuda) porak-poranda. Bait suci dan istana yang didirikan Raja Salomon turut hancur dan rakyat Israel diasingkan ke negeri Babilon sebagai tawanan. Setelah Kerajaan Babilon runtuh pada 539 SM, bangsa Israel diizinkan pulang ke negerinya oleh Cyrus Agung, raja Kerajaan Persia sekaligus pendiri pertama Dinasti Akhemeniyah. Cucu dari Cyrus Agung, Xerxes I, bahkan memperistri perempuan Israel sebagai ratunya.
- Ted Lurie, Jurnalis Israel yang Masuk ke Istana Merdeka
JENDERAL Yoga Sugama, salah satu pentolan intel kepercayaan Presiden Soeharto, suatu kali berang ketika mendengar kabar jurnalis Israel masuk ke Istana Merdeka. Meski saat itu bertugas sebagai wakil tetap Indonesia untuk PBB, Yoga tak terima jaringan intelijen Indonesia disebut kecolongan apalagi lemah. Muntabnya sang jenderal berkaitan dengan keberadaan seorang wartawan Israel di Indonesia yang menghadiri acara organisasi pers Asia pada akhir Agustus 1971. “Yang terang, wartawan Israel tersebut pasti tidak memakai paspor Israel, kalau memakai paspor tersebut, pasti pejabat-pejabat Indonesia tidak mengizinkannya masuk ke Indonesia,” kata Yoga seperti dikutip harian Merdeka , 3 September 1971. Ted Lurie, pemimpin redaksi Jerusalem Post, adalah wartawan Israel yang pernah bikin geger dunia diplomatik Indonesia. Menilik rekam jejaknya dalam khazanah pers Israel, Lurie bukanlah jurnalis sembarangan. Buletin harian terbitan Jewish Telegraphic Agency , edisi 3 Juni 1974, menyebit Lurie seorang pelopor pers di Israel yang lahir di New York pada 1909 dan lulus dari Cornel University pada 1930. Setelahnya, Lurie berimigrasi ke Palestina untuk menekuni pekerjaan jurnalistik di harian berbahasa Inggris Palestine Post .
- Belanda vs Inggris di Maluku
ABAD ke-16 Portugis dan Spanyol berhasil memecah belah Maluku. Seratus tahun kemudian Belanda datang bak pahlawan kesiangan. Mereka menawarkan proposal bantuan untuk mengusir Portugis dari tanah Maluku. Rakyat yang sudah sangat kelelahan akibat perang dengan mudah dapat dipengaruhi. Dalam buku Kapitan Pattimura, I.O. Nanulaitta menyebut jika rakyat Maluku mau tidak mau harus menuruti segudang permintaan Belanda yang sebenarnya sangat merugikan mereka. Belanda meminta rakyat Maluku tidak menjual rempah-rempahnya kepada bangsa lain. Seluruh perdagangan diatur dengan menempatkan Belanda sebagai prioritas. Selain itu, rakyat mesti memperbolehkan Belanda mendirikan benteng baru di Maluku. “Karena Portugis sudah dalam keadaan lemah, maka dengan mudah Belanda melenyapkan kekuasaan mereka dari Maluku,” tulis Nanulaitta. Belanda menepati janjinya. Pemerintahan Portugis berakhir untuk selama-lamanya dari tanah Maluku. Rakyat menyambut dengan suka cita. Namun kemenangan itu tidak serta merta mengantarkan rakyat Maluku kepada kemerdekaan yang mereka nantikan. “Kompeni Wolanda”, sebutan rakyat untuk orang-orang Belanda, baru saja memulai perjalanannya menguasai Maluku.
- Sigale-gale, Boneka Arwah dari Tanah Batak
RUPANYA menyerupai manusia. Pada tubuh yang mematung itu dipakaikan busana orang dewasa sementara bahunya diselempangkan kain ulos. Matanya memancarkan tatapan kosong. Namun, ketika alunan musik gondang berdentang, tubuhnya bergerak bak penari tortor yang piawai. Siapa saja yang melihatnya niscaya akan turut terbuai lantas ikut menari. Begitulah sosok Sigale-gale, boneka kayu yang berada di Desa Tomok, Pulau Samosir, Sumatra Utara. Namun, Anda tidak perlu takut terhadap Sigale-gale. Di belakang podium tempat Sigale-gale berdiri, ada seorang dalang yang mengendalikan gerakan Sigale-gale. Tarikan benang dalang yang tersembunyi itulah yang membuat Sigale-gale seolah menari sendiri. Sigale-gale sendiri dalam bahasa Batak Toba berarti lemah gemulai. Legenda tentang Sigale-gale menurut perkiraan masyarakat Batak, seperti diteliti M. Saleh dalam Seni Patung Batak dan Nias, menyatakan bahwa kehadirannya bersamaan dengan seni topeng yang terdapat di daerah itu. Oleh karenanya, legenda Sigale-gale tidak ditemukan dalam hikayat-hikayat lama suku Batak Toba atupun pustaha Batak. Dari cerita rakyat yang diwariskan turun-temurun, legenda Sigale-gale mengakar bersama masyarakat Batak sebagai kearifan lokal.
- Dakocan dari Boneka ke Lagu Anak-anak
KEBANYAKAN orang tentu tak asing dengan nama dakocan, sebuah boneka yang populer di kalangan anak-anak perempuan sejak tahun 1960-an. Boneka berbahan plastik maupun karet berwarna hitam ini berasal dari Jepang. Nama boneka ini adalah dakko-chan yang dalam bahasa Jepang artinya boneka yang bisa dipeluk. Sesuai dengan namanya, dakocan dapat dililitkan ke badan –biasanya tangan atau kaki– yang membuat boneka ini terlihat seperti sedang memeluk sesuatu. Tak heran bila banyak anak-anak melilitkan dakocan di tangannya saat tengah bermain atau melakukan aktivitas sehari-hari. Menurut Millie Creighton dalam “ Soto Others and uchi Others: Imaging Racial Diversity, Imagining Homogeneous Japan,” termuat di Japan’s Minorities: The Illusion of Homogeneity , dakocan muncul di Jepang sejak tahun 1950-an dan segera mencuri perhatian publik di Negeri Sakura, khususnya anak-anak. Sebab, boneka yang diproduksi oleh Takara Company ini memiliki tampilan yang khas, yakni berwarna hitam dengan mata besar dan bibir berwarna merah yang juga besar.
- Bermain Boneka Barbie
SIAPA yang tak mengenal Barbie? Boneka mainan favorit anak-anak ini bahkan diminati orang dewasa karena tampilannya yang fashionable . Popularitas Barbie membuat boneka ini diadaptasi menjadi film animasi. Bahkan, kini Barbiediangkat ke layar lebar yang tayang di bioskop pada 19 Juli 2023. Kehadiran Barbie tak dapat dilepaskan dari sosok Ruth Handler dan perusahaan Mattel. Perusahaan mainan ini didirikan Ruth dan suaminya, Elliot Handler bersama Harold “Matt” Matson, kawan Elliot pada 1945. Lee Slater dalam Barbie Developer: Ruth Handler menulis Mattel merupakan gabungan dari nama Matt dan Elliot. “Handler dan Matson membuat furnitur rumah boneka. Tapi mereka paling senang membuat mainan. Jadi, mereka memutuskan Mattel Creations akan membuat dan menjual mainan,” tulis Slater.






















