- 10 Okt 2020
- 4 menit membaca
Diperbarui: 4 Mar
PENGESAHAN Omnibus Law RUU Cipta Kerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2020) diwarnai aksi walk out salah satu fraksi partai. Melalui perwakilannya di DPR, Benny K. Harman, Partai Demokrat memutuskan keluar dari rapat paripurna. Benny juga mengatakan jika partainya tidak bertanggung jawab atas keputusan rapat tersebut.
Aksi walk out Benny merupakan buntut kekecewaan atas sikap pimpinan rapat Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin yang tidak memberinya kesempatan berbicara. Terlebih mikrofon yang digunakannya untuk berbicara diduga dimatikan secara sengaja. Dilansir laman Kompas, Partai Demokrat merupakan salah satu partai yang menolak pengesahan RUU Cipta Kerja pada sesi akhir rapat paripurna.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












