top of page

Atas Nama Tanah dan Rakyat Hindia

Boedi Oetomo terlibat aktif dalam wacana milisi pribumi dan dewan rakyat Hindia Belanda. Ancang-ancang menuju organisasi radikal.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Peresmian Volksraad (Dewan Rakyat) oleh Gubernur Jenderal Van Limburg Stirum di Batavia, 18 Mei 1918. (Weredmuseum Amsterdam).

11 Agu 2024
4 menit membaca

Diperbarui: 20 Mei

PERANG Dunia I berkecamuk. Belanda khawatir gelombang perang sampai ke Hindia Belanda dan tanah jajahannya akan lepas. Maka, banyak pihak mengusulkan penguatan militer, termasuk menggunakan tenaga bumiputra. Isu ini menjadi pembicaraan hangat.  


Boedi Oetomo cepat merespons isu tersebut. Salah satu alasannya karena mereka memiliki cabang militer, meski cabang ini akhirnya mati karena “isolasi intelektual dari pola berpikir kalangan sipil, dan isolasi geografis dari pulau tumpah-darah mereka,” tulis Akira Nagazumi dalam Bangkitnya Nasionalisme Indonesia: Budi Utomo 1908–1918. Contohnya, seperti tercatat dalam laporan Verbaal 2 Juni 1914, No. 53, Mailrapporten No. 545x/14, cabang militer Kutaraja, Aceh, memiliki 575 anggota Boedi Oetomo dan Banjarmasin sejumlah 514 anggota.  


Pada 13 September 1914, sebuah rapat akbar organisasi se-Jawa diadakan dengan Boedi Oetomo sebagai pelindung. Milisi bumiputra jadi bahasan utama. Boedi Oetomo mendukung, dan ini ditegaskan Dwidjosewojo, tokohnya yang terkemuka. Menurutnya, rakyat Jawa punya tanggungjawab mempertahankan tanah airnya apabila ada musuh menyerbu. Hal itu hanya dapat dilakukan melalui jalinan kerjasama dengan pemerintah kolonial.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Cerita lama tentang feodalisme, priayi intelek dan misteri raibnya sebuah patung.
Cerita lama tentang feodalisme, priayi intelek dan misteri raibnya sebuah patung.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Gara-gara wasit telat datang, Italia gagal melakoni laga kualifikasi. Di laga persahabatan malah berakhir kacau. Italia gagal lolos Piala Dunia 1958 di Swedia.
Gara-gara wasit telat datang, Italia gagal melakoni laga kualifikasi. Di laga persahabatan malah berakhir kacau. Italia gagal lolos Piala Dunia 1958 di Swedia.
Idris Sardi tak hanya lihai menggesek biola. Dia juga tukang cerita.
Idris Sardi tak hanya lihai menggesek biola. Dia juga tukang cerita.
Kisah-kisah unik cabang menembak di Olimpiade. Dari menembak merpati sampai duel ala Koboi.
Kisah-kisah unik cabang menembak di Olimpiade. Dari menembak merpati sampai duel ala Koboi.
transparant.png
bottom of page