- 11 Mar 2019
- 4 menit membaca
Diperbarui: 16 Feb
KETIKA pengikut Magellan berkunjung ke Tidore, raja meminta kami untuk membunuh semua babi yang kami bawa dalam kapal. Itu demi menunjukkan cinta kami kepadanya. Padahal dalam hal-hal lainnya dia tak begitu taat. Itu meski dia telah lima puluh tahun memeluk agama Islam.
Sebagai gantinya, sang raja pun bilang akan memberi kami kambing serta ayam dalam jumlah yang sama. Kami membunuh babi-babi itu demi menyenangkan hatinya dan menggantungnya di bawah dek.
"Kalau orang-orang itu kebetulan melihat babi mereka menutup muka agar tak melihat atau mencium baunya," tulis Pigafetta, penjelajah Venesia, dalam catatannya pada 1524.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












