- 12 Agu 2021
- 4 menit membaca
Diperbarui: 30 Jul 2025
BABI guling atau be guling Bali tercatat sebagai warisan budaya tak benda Indonesia sejak 2011. Makanan khas Pulau Dewata ini dibuat dari babi muda. Perutnya yang sudah bersih dijejali base genep, yaitu bumbu yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, kencur, jahe, kunyit, cabai rawit, gula aren, garam, terasi, daun salam, dan sedikit asam.
Perut babi dijahit agar bumbu tidak tumpah. Setelah itu, babi dipanggang sambil diputar-putar sampai matang: kulitnya kuning kemerahan dan kayu penusuknya longgar.
Sejarawan Anthony Reid dalam Asia Tenggara dalam Kurun Niaga 1450–1680: Tanah di Bawah Angin, menyebutkan bahwa babi sudah sejak lama menjadi salah satu sumber protein hewani bagi masyarakat Nusantara.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












