top of page

Sejarah Indonesia

Bing Sang

Bing Sang Bintang

Setelah sohor sebagai penyanyi dan pelawak, Bing Slamet sukses bermain film. Merampungkan film meski kesehatannya memburuk. Tak sempat menyaksikan film terakhirnya.

Oleh :
23 Januari 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Bing Slamet bermain dalam film Koboi Cengeng (1974). (Perpusnas RI).

  • Aryono
  • 23 Jan 2024
  • 4 menit membaca

BERHASIL mengocok perut banyak orang, kelompok lawak Los Gilos, beranggotakan Mang Cepot, Mang Udel, dan Bing Slamet, merambah dunia film pada 1956. Mereka tampil dalam Raja Karet Dari Singapura. Sejumlah pelawak seperti Kuncung, Poniman, D. Harris, dan Srimulat ikut beradu akting. Alih-alih meraup sukses, film ini justru dipertanyakan mutunya. Secara komersial, film ini tak laku. Tapi Bing tak kapok main film.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Neraka di Ghetto Cideng

Neraka di Ghetto Cideng

Jepang menyatakan Kamp Cideng sebagai ghetto “terlindungi”. Kenyataannya, hidup para interniran seperti di neraka.
S.K. Trimurti Menyalakan Api Kartini

S.K. Trimurti Menyalakan Api Kartini

S.K. Trimurti ikut membangun Gerwani, organisasi perempuan paling progresif. Namun, Trimurti mengundurkan diri ketika Gerwani mulai oleng ke kiri dan dia memilih suami daripada organisasi.
Pesta Panen dengan Ulos Sadum dan Tumtuman

Pesta Panen dengan Ulos Sadum dan Tumtuman

Kedua jenis ulos ini biasa digunakan dalam pesta sukacita orang Batak. Sadum untuk perempuan dan Tumtuman bagi laki-laki.
Hind Rajab dan Keheningan yang Memekakkan Telinga

Hind Rajab dan Keheningan yang Memekakkan Telinga

Film “The Voice of Hind Rajab” jadi antidot amnesia kisah bocah Gaza yang dibantai Israel dengan 335 peluru. PBB menyertakan tragedinya sebagai bagian dari genosida.
S.K. Trimurti Murid Politik Bung Karno

S.K. Trimurti Murid Politik Bung Karno

Sebagai murid, S.K. Trimurti tak selalu sejalan dengan guru politiknya. Dia menentang Sukarno kawin lagi dan menolak tawaran menteri. Namun, Sukarno tetap memujinya dan memberinya penghargaan.
bottom of page