top of page

Brandalan dari Sindurejan

Oerip Soemohardjo tumbuh sebagai anak yang aktif dan susah diatur. Masa kecilnya diwarnai kenakalan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Oerip Soemohardjo kecil saat dikhitan. (Repro Oerip Soemohardjo, Letnan Jenderal TNI, 22 Februari 1893-17 November 1948).

11 Agu 2025
4 menit membaca

Diperbarui: 22 Feb

KAMPUNG Sindurejan, awal 1900-an. Malam baru saja memasuki sepertiga waktunya. Lima bocah mengendap-endap di kebun belakang rumah besar Mantri Guru Isa. Bayangan mereka yang berjingkat-jingkat tertimpa sinar bulan purnama. Rombongan kecil bocah nakal itu dipimpin Ndoro Sidik, panggilan akrab orang-orang kampung kepada Muhammad Sidik, putra sulung pasangan Mantri Guru Mohamad Isa Soemohardjo dan Raden Ajeng Rochjasih.


Begitu mencapai pohon kemiri besar di tepi sumur tua, anak-anak itu berhenti. Sesuai kesepakatan, mereka mendapuk sang pemimpin naik terlebih dahulu dan menjadi saksi pertama dari rasa kepenasaran mereka selama ini: apakah makhluk halus penghuni pohon kemiri itu menampakkan wujudnya atau tidak. Namun, belum setengah menit Ndoro Sidik meluncur ke atas, tiba-tiba terdengar suara benda keras menghantam tanah. Rupanya, saat meniti dahan pohon, sang ndoro kecil terpeleset lalu terjatuh. Maka, gegerlah Sindurejan di malam Jumat itu.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Payung tak lagi hanya berfungsi sebagai pelindung dari hujan dan terik matahari, tetapi juga tren gaya hidup modern.
Payung tak lagi hanya berfungsi sebagai pelindung dari hujan dan terik matahari, tetapi juga tren gaya hidup modern.
Indonesia lagi-lagi hanya jadi penonton Piala Dunia. Padahal, Indonesia nyaris tampil di Piala Dunia 1958.
Indonesia lagi-lagi hanya jadi penonton Piala Dunia. Padahal, Indonesia nyaris tampil di Piala Dunia 1958.
Kota suci itu pernah merajut perdamaian antaragama di masa awal kekuasaan Arab Islam. Kini konflik peperangan mencabik-cabiknya.
Kota suci itu pernah merajut perdamaian antaragama di masa awal kekuasaan Arab Islam. Kini konflik peperangan mencabik-cabiknya.
Untuk kali kedua, Indonesia Week promosikan beragam budaya Indonesia. Bertepatan dengan enam dekade hubungan Indonesia-Jepang.
Untuk kali kedua, Indonesia Week promosikan beragam budaya Indonesia. Bertepatan dengan enam dekade hubungan Indonesia-Jepang.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
transparant.png
bottom of page