top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Brandalan dari Sindurejan

Oerip Soemohardjo tumbuh sebagai anak yang aktif dan susah diatur. Masa kecilnya diwarnai kenakalan.

Oleh :
10 Agu 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Oerip Soemohardjo kecil saat dikhitan. (Repro Oerip Soemohardjo, Letnan Jenderal TNI, 22 Februari 1893-17 November 1948).

  • 11 Agu 2025
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 22 Feb

KAMPUNG Sindurejan, awal 1900-an. Malam baru saja memasuki sepertiga waktunya. Lima bocah mengendap-endap di kebun belakang rumah besar Mantri Guru Isa. Bayangan mereka yang berjingkat-jingkat tertimpa sinar bulan purnama. Rombongan kecil bocah nakal itu dipimpin Ndoro Sidik, panggilan akrab orang-orang kampung kepada Muhammad Sidik, putra sulung pasangan Mantri Guru Mohamad Isa Soemohardjo dan Raden Ajeng Rochjasih.


Begitu mencapai pohon kemiri besar di tepi sumur tua, anak-anak itu berhenti. Sesuai kesepakatan, mereka mendapuk sang pemimpin naik terlebih dahulu dan menjadi saksi pertama dari rasa kepenasaran mereka selama ini: apakah makhluk halus penghuni pohon kemiri itu menampakkan wujudnya atau tidak. Namun, belum setengah menit Ndoro Sidik meluncur ke atas, tiba-tiba terdengar suara benda keras menghantam tanah. Rupanya, saat meniti dahan pohon, sang ndoro kecil terpeleset lalu terjatuh. Maka, gegerlah Sindurejan di malam Jumat itu.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page