Diperbarui: 28 Jun
BIASANYA nama bapak melekat pada anaknya. Ini justru sebaliknya. Haji Usman, seorang jawara kharismatik, lebih dikenal dengan sebutan Usman Debot. Pangkalnya karena anak perempuannya yang cantik jelita.
“Nama aslinya Usman. Anak pertamanya perempuan, namanya Debot. Anaknya cakep. Bahenol dah. Makanya dia dipanggil Usman Debot. Umurnya dua tahun lebih tua dari saya,” ujar Adung Sakam, 85 tahun, kawan seperjuangan Usman Debot kepada Historia.
Usman Debot memimpin laskar Bambu Runcing di Cibinong, yang kesohor dan disegani. Bambu Runcing merupakan pasukan rahasia, dibentuk Tan Malaka dan Jenderal Sudirman awal 1948 untuk mengisi kekosongan pasukan di Jawa Barat setelah Divisi Siliwangi hijrah ke Yogyakarta sesuai kesepakatan dalam Perjanjian Renville. Bahar Rezak, pemimpin Laskar Rakyat Jakarta Raya, menjadi komandan tertingginya.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















