top of page

D.I. Pandjaitan Bernatal di Tengah Hutan

Pengalaman D.I. Pandjaitan sewaktu bergerilya. Jauh dari keluarga dan merayakan hari raya Natal dalam belantara.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Donald Isaac Pandjaitan dan istri, Marieke br. Tambunan. (Dok. Keluarga D.I. Pandjaitan).

  • 28 Mar 2020
  • 2 menit membaca

Diperbarui: 9 Jun

PADA masa revolusi kemerdekaan, berada di rumah berkumpul bersama keluarga adalah kesempatan langka yang sangat mahal. Hal seperti inilah yang dialami Kapten Donald Isaac Pandjaitan ketika Belanda melancarkan agresi militer yang kedua. Waktu itu Pandjaitan menjabat sebagai kepala staf umum yang mengurusi logistik Komandemen Sumatra.


Pada 24 Desember 1948, Pandjaitan mengadakan misi ke Riau. Panglima Komandemen Sumatra Kolonel Hidayat Martaatmadja menugaskan Pandjaitan mencari senjata untuk persiapan perang gerilya. Pandjaitan disertai beberapa orang stafnya. Mereka  antara lain Letnan Pieter Simorangkir, Letnan Sumihar Siagian, Sersan Mayor G.G. Simamora, dan Bustami -Wali Negeri Rao- sebagai penunjuk jalan. Pukul 06.25 pagi, rombongan Pandjaitan berangkat dari Rao, Pasaman, Sumatra Barat.


“Mereka berlima menelusuri jalan tikus, memasuki rimba raya di lereng-lereng Bukit Barisan. Bustami yang mengenal wilayah gawat itu berjalan di depan,” tutur istri Pandjaitan, Marieke Pandjaitan br, Tambunan dalam D.I. Pandjaitan: Gugur dalam Seragam Kebesaran.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Setelah diculik pengikut Tan Malaka, Sutan Sjahrir bikin perhitungan dengan penangkapan berantai. Adam Malik protes, Sayuti Melik pasrah digelandang ke bui.
bg-gray.jpg
Perdana Menteri Sutan Sjahrir diculik pengikut Tan Malaka, Presiden Sukarno minta Sjahrir dikembalikan.
bg-gray.jpg
Pengikut Tan Malaka menculik Sutan Sjahrir karena dianggap pengkhianat yang menjual tanah air kepada Belanda. Sukarno-Hatta memerintahkan untuk membebaskannya.
bg-gray.jpg
Identified with the god Vishnu and revered as the standard-bearer of all kings, the genealogy and depictions of Purnawarman can be traced in various Tarumanagara inscriptions.
Dalam perjalanan menuju Belanda, Ki Hajar Dewantara yang semangat perjuangannya belum padam, menulis surat untuk teman-temannya agar terus menolak perayaan 100 tahun kemerdekaan Belanda.
Dalam perjalanan menuju Belanda, Ki Hajar Dewantara yang semangat perjuangannya belum padam, menulis surat untuk teman-temannya agar terus menolak perayaan 100 tahun kemerdekaan Belanda.
Abu Maraheel bukan sekadar ikon dan legenda olahraga Palestina. Nyawa sang Olimpian tak tertolong setelah Israel memblokade Rafah.
Abu Maraheel bukan sekadar ikon dan legenda olahraga Palestina. Nyawa sang Olimpian tak tertolong setelah Israel memblokade Rafah.
Kemendikbud RI telah meminta maaf atas absennya lema KH Hasyim Asy'ari dalam Kamus Sejarah Indonesia Jilid I. Akan segera direvisi total.
Kemendikbud RI telah meminta maaf atas absennya lema KH Hasyim Asy'ari dalam Kamus Sejarah Indonesia Jilid I. Akan segera direvisi total.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Rivalitas paling panas dalam sepabola Inggris. Bermula dari persaingan ekonomi dan industri.
Rivalitas paling panas dalam sepabola Inggris. Bermula dari persaingan ekonomi dan industri.
transparant.png
bottom of page