top of page

Di Balik Jatuhnya Kabinet Sjahrir

Menjelang pecahnya Agresi Militer Belanda I, kegentingan politik terjadi di kubu Republik. Tindakan Perdana Menteri Sjahrir menjadi sorotan utama.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sutan Sjahrir dalam rapat umum di Jakarta tahun 1946 (Perpustakaan Nasional RI)

  • 17 Jun 2021
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 5 Mar

DALAM sebuah pertemuan Kabinet di gedung kepresidenan pada 26 Juni 1947, ketegangan di tubuh Republik mencapai puncaknya. Tiap-tiap menteri, serta perwakilan partai memberikan pandangan mereka tentang situasi politik terkini. Mereka saling melempar kritik terhadap satu sama lain, yang membuat suasana debat menjadi panas.


Sorotan utama di dalam perdebatan tersebut adalah sikap Perdana Menteri Sutan Sjahrir yang dianggap terlalu lemah saat berhadapan dengan pemerintah Belanda. Sebagai ujung tombak perjuangan di ranah diplomasi, dia diharapkan dapat bersikap tegas dan bertindak cepat. Terutama dalam situasi genting pasca mendaratnya kembali Belanda di Indonesia yang baru merdeka.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Jenderal Soedirman mendukung Persatuan Perjuangan yang digagas Tan Malaka. Namun, dia kemudian meninggalkan kawan sehaluan setelah terjadi peristiwa kudeta 3 Juli 1946.
bg-gray.jpg
Setelah Sutan Sjahrir dibebaskan, para pengikut Tan Malaka menyodorkan konsepsi untuk disetujui Sukarno. Hatta menyadari sedang terjadi kudeta.
bg-gray.jpg
Setelah diculik pengikut Tan Malaka, Sutan Sjahrir bikin perhitungan dengan penangkapan berantai. Adam Malik protes, Sayuti Melik pasrah digelandang ke bui.
bg-gray.jpg
Perdana Menteri Sutan Sjahrir diculik pengikut Tan Malaka, Presiden Sukarno minta Sjahrir dikembalikan.
Kekayaan Edward Colston diperoleh dari jual-beli budak. Fakta ini sejak lama memancing perdebatan layak-tidaknya kedermawanan seorang pedagang budak diabadikan dalam sebuah monumen kota.
Kekayaan Edward Colston diperoleh dari jual-beli budak. Fakta ini sejak lama memancing perdebatan layak-tidaknya kedermawanan seorang pedagang budak diabadikan dalam sebuah monumen kota.
Kekaguman Salman Aristo Terhadap Hatta
Kekaguman Salman Aristo Terhadap Hatta
Lagu-lagunya abadi. Dari soal cinta sampai protes antiperang.
Lagu-lagunya abadi. Dari soal cinta sampai protes antiperang.
Sempat terputus, Donald Trump kembali menyambung tradisi bukber di Gedung Putih yang bermula dua abad silam.
Sempat terputus, Donald Trump kembali menyambung tradisi bukber di Gedung Putih yang bermula dua abad silam.
Tak sengaja ditemukan di sebuah zaman, sampai sekarang “susu basi” ini jadi hidangan lezat nan sehat.
Tak sengaja ditemukan di sebuah zaman, sampai sekarang “susu basi” ini jadi hidangan lezat nan sehat.
Sebuah kelompok astronom, yang dipimpin orang Indonesia, menemukan planet baru yang terbentuk secara tak lazim.
Sebuah kelompok astronom, yang dipimpin orang Indonesia, menemukan planet baru yang terbentuk secara tak lazim.
transparant.png
bottom of page