top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Djohan Sjahroezah Bergerak di Bawah Tanah

Nama Djohan Sjahroezah tak sepopuler tokoh-tokoh pergerakan lain. Menantu Haji Agus Salim ini memilih jalan sunyi perjuangan di bawah tanah.

25 Nov 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Djohan Sjahroezah. (Adithya Maheswara/Historia.ID).

Diperbarui: 4 Jan

SUATU siang di masa pendudukan Jepang, Djohan Sjahroezah berkunjung ke rumah Mohammad Hatta. Saat itu, Hatta sedang mencatat daftar uang bantuan yang dikeluarkannya untuk Sutan Sjahrir pada sebuah notes kecil. Djohan kaget. “Bung, kan berbahaya mencatat hal itu! Kalau Jepang tahu, kan Bung jadi korban,” ujar Djohan mengingatkan, sebagaimana ditulis A.R. Baswedan dalam Pribadi Manusia Hatta, seri 8.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Perang Jawa Memicu Kemerdekaan Belgia dari Belanda

Perang Jawa Memicu Kemerdekaan Belgia dari Belanda

Hubungan diplomatik Indonesia dan Belgia secara resmi sudah terjalin sejak 75 tahun silam. Namun, siapa nyana, kemerdekaan Belgia dari Belanda dipicu oleh Perang Jawa.
Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja bersekutu melawan Belanda. Keduanya telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Prajurit Keraton Ikut PKI

Prajurit Keraton Ikut PKI

Dua anggota legiun Mangkunegaran ikut serta gerakan anti-Belanda. Berujung pembuangan.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
bottom of page