top of page

Eks KNIL Ikut Bebaskan Papua

Bekas sersan KNIL yang melawan Belanda. Dia melawan Belanda menjelang kedatangan pasukan Indonesia.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Konferensi Meja Bundar (1949), forum disepakatinya kedaulatan RI minus Papua, yang kemudian menjadi sengketa antara Indonesia dan Belanda. (Arsip Nasional Belanda).

29 Apr 2023
2 menit membaca

Diperbarui: 1 Mei

SETELAH tentara Koninklijk Nederlands-Indische Leger (KNIL) bubar pada pertengahan 1950, Sersan Rolland Joseph Teppy memilih berdiam di Papua. Kala itu Papua belum diserahkan kepada Republik Indonesia Serikat (RIS) seperti dalam kesepakatan Konferensi Meja Bundar (KMB) 1949. Rencananya Papua akan diserahkan setahun setelah KMB. Namun, Belanda terus menguasai Papua hingga setelah 27 Desember 1950.


Bekas Sersan KNIL Teppy pun tak bisa diam. Menurut George Junus Aditjondro dalam “Marthen Indey Pejuang Irian Barat”, Prisma Nomor 2 Februari 1987, Sersan Teppy berasal dari Manado. Dia pejuang Merah Putih. Marthen Indey adalah orang yang dekat dengan Sersan Teppy.


Eks Sersan Teppy langsung mengorganisir gerakan bawah tanah di kota Hollandia (kini Jayapura) begitu mengetahui Belanda terus menguasai Papua. Risiko perjuangan harus ditanggungnya. Koran Indische courant voor Nederland, 23 April 1956, menyebut Teppy kemudian ditangkap dan dipenjara selama beberapa tahun. Dia hendak berontak di sekitar Ifar Gunung.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Mengapa dosen UI rumahnya di Ciputat, sementara kampusnya di Depok? Begini ceritanya.
bg-gray.jpg
Proyek beras sintetis Tekad menjadi skandal korupsi pada awal pemerintahan Soeharto. Dua pengusaha ditangkap di Jepang.
bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
transparant.png
bottom of page