top of page

Eksil, Kisah Orang-orang yang Terasing dari Negeri Sendiri

Sejumlah pelajar dan mahasiswa dikirim ke luar negeri untuk menuntut ilmu pada masa Sukarno. Mimpi membangun negeri pupus setelah mereka tak diizinkan kembali ke tanah air setelah peristiwa G30S 1965.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Film Eksil karya Lola Amaria. (Youtube Lola Amaria Production).

21 Feb 2024
4 menit membaca

Diperbarui: 18 Feb

“INDONESIA adalah tanah airku. Di sana, aku lahir. Apapun akan kulakukan untuk melindungi tempat di mana aku lahir. Tapi mereka mengenyahkanku dari tanahku sendiri,” begitulah kalimat yang tertulis dalam poster film dokumenter berjudul Eksil yang tayang terbatas di sejumlah bioskop sejak 1 Februari 2024. Film ini ditayangkan perdana pada akhir 2022 di Jogja-NETPAC Asian Film Festival.


Film garapan Lola Amaria ini mengangkat kisah para eksil yang tak dapat kembali ke tanah air setelah peristiwa Gerakan 30 September 1965. Mereka merupakan pelajar dan mahasiswa yang mendapat beasiswa sekolar ke luar negeri di masa pemerintahan Presiden Sukarno. Film berdurasi 118 menit itu dibuka dengan menggambarkan kehidupan para eksil yang telah berusia lanjut. Banyak di antara mereka yang kini menetap di wilayah Eropa, salah satunya Hartoni Ubes. Pria asal Cimahi, Jawa Barat itu bercerita bahwa ia berangkat ke Ceko usai memeroleh beasiswa pada 1962.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Mahkamah rakyat bukan barang baru, baik di isu-isu internasional maupun Indonesia. Wacananya muncul lagi sebagai alternatif pengungkapan kebenaran.
Mahkamah rakyat bukan barang baru, baik di isu-isu internasional maupun Indonesia. Wacananya muncul lagi sebagai alternatif pengungkapan kebenaran.
 Peter Parker alias Spider-Man bertualang ke Eropa dan mencari cinta. Malah jadi korban hoax dan tipu daya.
Peter Parker alias Spider-Man bertualang ke Eropa dan mencari cinta. Malah jadi korban hoax dan tipu daya.
Usaha mencari obat mujarab di negeri jajahan tak melulu berjalan mulus. Salah seorang ahli medis malah kena tipu.
Usaha mencari obat mujarab di negeri jajahan tak melulu berjalan mulus. Salah seorang ahli medis malah kena tipu.
Digagas wartawan dan diadaptasi dari turnamen di Amerika Latin, pamor Liga Champions justru hampir menyamai Piala Dunia.
Digagas wartawan dan diadaptasi dari turnamen di Amerika Latin, pamor Liga Champions justru hampir menyamai Piala Dunia.
Nama resminya Academy Award of Merit. Kenapa lebih populer disebut Piala Oscar?
Nama resminya Academy Award of Merit. Kenapa lebih populer disebut Piala Oscar?
transparant.png
bottom of page