Diperbarui: 29 Jun
GEMPA dahsyat mengguncang wilayah barat China di perbatasan dengan Kirgistan pada Selasa (23/1/2024) sekira pukul 2 pagi waktu setempat. Gempa berkekuatan magnitudo 7,1 itu berpusat di kedalaman 13 kilometer dan berada di 140 kilometer sebelah barat Aksu, Provinsi Otonomi Xinjiang Uygur.
“Kemungkinan besar menyebabkan kerusakan signifikan dan bencananya berpotensi menyebar,” ungkap laporan badan survei geologi Amerika Serikat, USGS, dikutip The Guardian, Selasa (23/1/2024).
Gempa yang guncangannya terasa sampai Almaty (ibukota Kazahkstan) dan New Delhi (ibukota India) itu dilaporkan kantor berita pemerintah, Xinhua, merobohkan 47 rumah dan 78 bangunan rumah lain rusak berat, serta sejumlah infrastruktur pertanian kolaps. Untuk sementara, tercatat enam korban luka akibat runtuhnya bangunan rumah mereka.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












