top of page

Geert Wilders dan Balas Dendamnya

Diramalkan menang pemilu Belanda pada 15 Maret 2017, Geert Wilders cuma mereduksi kompleksnya politik menjadi hanya masalah penjagaan perbatasan, sensus dan migrasi. Retorika politiknya selalu mengulang-ulang soal displacedness atau pemindahan yang tak dikehendaki –bukan kebetulan karena itu juga merupakan sejarah tersembunyi keluarganya yang berdarah campur alias Indo.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Geert Wilders.

14 Mar 2017
20 menit membaca

Diperbarui: 17 Feb

KEMBALI DIA BERHASIL: pelbagai kepala berita koran-koran Eropa pada Juni 2009 memuat rencana Geert Wilders untuk mengusir “jutaan, puluhan juta” Muslim Eropa kalau mereka macam-macam dan menyebabkan masalah. Ucapan ini dilontarkan sang pemimpin PVV (singkatan bahasa Belanda untuk Partai Kebebasan) di Denmark, karena di sana, seperti juga di Amerika Serikat, oleh banyak orang dia dianggap sebagai pahlawan internasional bagi kebebasan berpendapat. Di luar negeri, Wilders merasa lebih bebas bicara, manakala dia menyinggung topik-topik yang disukainya: ancaman islamisasi terhadap dunia Barat yang bebas, diawali dengan ‘Eurabia’. Alternatifnya —deportasi, pengurungan atau pengusiran kaum Muslim— di luar negeri selalu disambut dengan tepuk tangan meriah para hadirin yang langsung pula berdiri. Di Denmark dia menegaskan bahwa demokrasi di Barat berada di ambang keruntuhan, karena ‘imigrasi massal dan tingginya angka kelahiran penduduk yang beragama Muslim’. Di Los Angeles, Wilders menegaskan bahwa Islam di Eropa masa kini telah berseru supaya ‘kita dimusnahkan’ saja.


Pertanyaannya tetap: mengapa Wilders berbuat begitu? Dari mana dia memperoleh dorongan yang begitu menggebu-gebu? Adakah konteks —ideologis, historis— yang pas bagi Wilders? Walaupun sudah begitu banyak upaya menempatkan sang wakil rakyat di dalam aliran politik tertentu, tetap saja tidak ada analisa yang memuaskan. Tahun-tahun belakangan Wilders dilukiskan sebagai fasis, rasis, populis, udik, xenofob, liberal tulen, ekstrim kanan, radikal kanan dan juga sebagai rasis Islam. Dia lebih jauh ketimbang ekstrim kanan biasa seperti Jean-Marie Le Pen dan Filip Dewinter, demikian menurut beberapa pakar politik. Meindert Fennema, pakar politik Universiteit van Amsterdam, menegaskan bahwa usul-usul Wilders kadang-kadang menggelisahkan karena jauh melebihi batas apa yang pantas di sebuah negara hukum — klasifikasi yang oleh Wilders sendiri disebut sebagai ‘rengekan di pinggiran’ dan hasrat orang untuk menganggapnya sebagai setan. Sesudah itu Wilders menyebut dirinya sebagai ‘pejuang kebebasan Belanda’; sebelum itu dia lebih senang menyebut diri sebagai ‘demokrat sejati’.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
Usai tak lagi merumput, 11 bintang sepakbola ini terjun ke dunia politik. Ada yang sukses, ada pula yang kurang moncer.
Usai tak lagi merumput, 11 bintang sepakbola ini terjun ke dunia politik. Ada yang sukses, ada pula yang kurang moncer.
Kerusuhan rasial Chicago 1919, kisah pilu orang kulit hitam di negeri tempat kelahiran demokrasi.
Kerusuhan rasial Chicago 1919, kisah pilu orang kulit hitam di negeri tempat kelahiran demokrasi.
Hari lahir WR Supratman 9 Maret ditetapkan sebagai Hari Musik Nasional. Padahal tanggal itu masih diperdebatkan.
Hari lahir WR Supratman 9 Maret ditetapkan sebagai Hari Musik Nasional. Padahal tanggal itu masih diperdebatkan.
Salad kaktus di Timur Tengah hingga gado-gado di Hindia Timur membuktikan makanan ini digemari siapapun.
Salad kaktus di Timur Tengah hingga gado-gado di Hindia Timur membuktikan makanan ini digemari siapapun.
Persidangan di hari pertama diawali dengan pembacaan dakwaan jaksa. Sidang dipimpin hakim dari Afrika Selatan yang bereputasi internasional.
Persidangan di hari pertama diawali dengan pembacaan dakwaan jaksa. Sidang dipimpin hakim dari Afrika Selatan yang bereputasi internasional.
Tak hanya menjaga kedaulatan, heli TNI AU juga digdaya dalam uji skill di udara.
Tak hanya menjaga kedaulatan, heli TNI AU juga digdaya dalam uji skill di udara.
transparant.png
bottom of page