top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Sejarah Jalan Propaganda di Roma

Sebuah jalan dan bangunan di salah satu sudut kota Roma, Italia. Sarat makna dan nilai historis.

3 Okt 2010

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Collegio di Propaganda Fide karya Alessandro Specchi (1699). (boudewijnhuijgens.getarchive.net).

  • 4 Okt 2010
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 11 Des 2025

ROMA, Italia. Sebuah bangunan tua bergaya baroque berdiri dekat sebuah lapangan di Spagna. Berlantai enam dan berdinding batu, dengan begitu banyak jendela dan pintu. Ukuran jendelanya bervariasi; mayoritas berbentuk kotak, beberapa di antaranya memiliki lengkungan di bagian atas. Sementara semua pintunya berbagian atas lengkung.


Meski menyambung, bangunannya terdiri dari dua bagian: satu membentang dari barat ke timur, satu lagi dari selatan ke utara. Arsitek bangunan yang menghadap Piazza di Spagna adalah Gianlorenzo Bernini, sedangkan satunya Fransesco Borromini –menggantikan Bernini pada 1644. Dinding bangunan yang diarsiteki Bernini berwarna krem sedangkan yang diarsiteki Borromini berwarna merah bata.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Ahem Erningpraja Salah Satu Pejuang THR

Ahem Erningpraja Salah Satu Pejuang THR

Ahem Erningpraja getol ikut memperjuangkan agar buruh bisa berlebaran dengan ceria seperti sekarang.
Kebrutalan Paman Sam dalam Pembantaian My Lai

Kebrutalan Paman Sam dalam Pembantaian My Lai

Serangan AS ke sekolah Iran akibat kesalahan data intelijen. Hal fatal serupa pernah terjadi di Vietnam yang berujung pembantaian.
When Telenovela Stars Visited Indonesia

When Telenovela Stars Visited Indonesia

Several telenovela lead actors made a visit to Indonesia. They were welcomed by thousands of fans and left with unforgettable memories.
Snouck Hurgronje di Jeddah dan Makkah

Snouck Hurgronje di Jeddah dan Makkah

Snouck Hurgronje pergi ke Jeddah dan Makkah untuk mengamati dan menggali informasi mengenai umat Islam dari Hindia Belanda.
The Bitter Life of Sutan Sjahrir

The Bitter Life of Sutan Sjahrir

Towards the end of his life, Sutan Sjahrir lived as a prisoner under medical care. As bitter as it was, that period was the only time his daughter ever experienced life as part of a complete family.
bottom of page