- 8 Jun 2023
- 5 menit membaca
Diperbarui: 26 Mar
26 MARET 1873 perang Aceh meletus. Panglima Polim dan Sultan Mahmud Syah yang memimpin rakyat Aceh harus menghadapi keganasan sekira 3 ribu serdadu KNIL di bawah pimpinan Jenderal Johan Harmen Rudolf Kohler. Serangan Belanda sukses dipatahkan, bahkan berakibat fatal. Sang jenderal, Kohler, tewas terbunuh di peperangan pada 14 April 1873.
Belanda memang akhirnya sukses menguasai Aceh pada 1904, ditandai penyerahan diri Sultan Muhammad Dawood, anak Sultan Muhammad Syah, kepada Belanda tahun 1903. Sebelum dia ditangkap, dua istrinya, anak serta ibundanya terlebih dahulu ditangkap oleh Belanda. Tetapi kerugian besar baik dari sisi korban maupun materil akibat perang Aceh, harus pula ditanggung Belanda.
Sebagai penghormatan bagi para prajuritnya yang meninggal selama perang, Belanda mendirikan Monument Atjeh (Monumen Aceh) di sekitar kompleks Taman Wilhelmina di Batavia. Saat Masjid Istiqlal dibangun pada 1951 dan memakan area taman, Monument Atjeh pun lebur jadi satu dengan tanah.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















