Diperbarui: 11 Agu
NAMA Matheus Sihombing mengisi halaman suratkabar Belanda sepanjang pekan terakhir bulan Oktober hingga awal November 1948. Pemberitaannya sehubungan dengan aksi kekerasan dan saling melucuti di antara pasukan TNI dan laskar. Banyak korban berjatuhan dalam pertempuran antara saudara sebangsa itu.
Het Dagblad, 23 Oktober 1948, melaporkan bahwa Matheus Sihombing berhasil lolos dari upaya penangkapan. Ia bersama tokoh laskar lainnya macam Timur Pane yang tergabung dalam Divisi Banteng Negara disebut-sebut bertanggung jawab atas tindakan pelucutan terhadap Korps Polisi Militer di Tarutung. Mayor Bedjo, komandan Brigade B, yang ditugaskan untuk menangkap. Timur Pane dikabarkan tertangkap bersama pasukannya di Sibolga, Tapanuli Tengah.
“Menurut informasi terakhir, Banteng Negara kini terkonsentrasi di Tapanuli Utara,” lansir Het Dagblad.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












