- 4 Jan 2023
- 3 menit membaca
Diperbarui: 6 Agu
PADA September 1913, publik Hindia Belanda, khususnya Batavia, dihebohkan dengan kabar penangkapan A.M. Sonneveld di Hong Kong. Kepala kasir perusahaan Escompto Batavia ini membawa kabur uang kas perusahaan senilai ribuan gulden.
Kabar penangkapan Sonneveld dan istri ramai diberitakan surat kabar di Hindia Belanda. Koran Het Nieuws van den Dag voor Nederlandsch-Indië, 11 September 1913 memberitakan, manajemen Nederlandsch Indie Escompto Maatschappij menerima kabar Sonneveld ditangkap di Hong Kong.
Abdul Hakim dalam Jakarta Tempo Doeloe menyebut kasus pencurian uang perusahaan yang menyeret Sonneveld menghebohkan masyarakat golongan elite di Hindia Belanda karena pria itu memiliki latar belakang yang mentereng. Sebelum menjabat kepala kasir Escompto Batavia, Sonneveld merupakan mantan anggota KNIL dengan pangkat terakhir sersan mayor. “Ia di-onslag (diberhentikan) kata orang dulu,” tulis Abdul Hakim.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















