top of page

Kasus Pencurian Uang yang Menggegerkan Hindia Belanda

Kepala kasir perusahaan ternama di Batavia mencuri uang kas perusahaan. Pelaku dan istrinya menjadi buronan dan ditangkap di Hong Kong.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Gedung bekas Nederlandsch Indie Escompto Maatschappij, kini menjadi kantor Bank Mandiri di Kawasan Kota Tua, Jakarta, tahun 2010. (Rochelimit/Wikimedia Commons).

  • 4 Jan 2023
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 6 Agu

PADA September 1913, publik Hindia Belanda, khususnya Batavia, dihebohkan dengan kabar penangkapan A.M. Sonneveld di Hong Kong. Kepala kasir perusahaan Escompto Batavia ini membawa kabur uang kas perusahaan senilai ribuan gulden.


Kabar penangkapan Sonneveld dan istri ramai diberitakan surat kabar di Hindia Belanda. Koran Het Nieuws van den Dag voor Nederlandsch-Indië, 11 September 1913 memberitakan, manajemen Nederlandsch Indie Escompto Maatschappij menerima kabar Sonneveld ditangkap di Hong Kong.


Abdul Hakim dalam Jakarta Tempo Doeloe menyebut kasus pencurian uang perusahaan yang menyeret Sonneveld menghebohkan masyarakat golongan elite di Hindia Belanda karena pria itu memiliki latar belakang yang mentereng. Sebelum menjabat kepala kasir Escompto Batavia, Sonneveld merupakan mantan anggota KNIL dengan pangkat terakhir sersan mayor. “Ia di-onslag (diberhentikan) kata orang dulu,” tulis Abdul Hakim.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first marriage ended in tragedy. Her husband was shot and killed by Dutch soldiers. Her second spring of love unfolded with Soebadio Sastrosatomo.
bg-gray.jpg
Captain Drury, a veteran of the Java Invasion, is the only British person buried in the old Dutch cemetery at the Bogor Botanical Gardens.
transparant.png
bottom of page