top of page

Ketika Jenderal Nasution Minta Petunjuk Kancing Baju

A.H. Nasution pernah ragu memberi perintah penyerangan. Akhirnya diputuskan dengan cara menghitung kancing baju.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Museum Jenderal Besar Dr. A.H. Nasution. (NaidNdeso alias Mokhammad Misdianto/Wikimedia Commons).

15 Okt 2020
2 menit membaca

Diperbarui: 31 Mei

KARENA dianggap telah melakukan pemberontakan, Mayor Jenderal Abdul Haris Nasution memerintahkan menangkap Mayor Boyke Nainggolan. Di Medan, Mayor Boyke telah menguasai kota dengan melancarkan Operasi Sabang Merauke. Aksi pembangkangan Mayor Boyke itu merupakan operasi militer pertama yang mendukung Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI).


Nasution sampai harus mendatangkan pasukan khusus dari kesatuan RPKAD (kini Kopassus). Pada 16 Maret 1958, segala persiapan untuk serangan balik sudah rampung. Pagi hari, tanggal 17 Maret, prajurit-prajurit RPKAD menjalankan operasi lintas udara di atas Belawan. Sebagian dari mereka bahkan ada yang tercebur ke laut.   


Sembari memantau pergerakan pasukan RPKAD menuju Medan, Nasution terhubung dengan Angkatan Udara (AURI) yang mengawasi dari udara. Komandan AURI setempat sempat melaporkan bahwa ada satu konvoi besar menuju Tanjung Morawa keluar kota. Ia minta perintah dari Nasution, ditembak atau tidak.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Qaramitah mendirikan negara dengan gagasan sistem kas bersama dan menghapus feodalisme. Namun mereka juga menerapkan perbudakan dan membantai jamaah haji hingga mencuri Hajar Aswad.
Qaramitah mendirikan negara dengan gagasan sistem kas bersama dan menghapus feodalisme. Namun mereka juga menerapkan perbudakan dan membantai jamaah haji hingga mencuri Hajar Aswad.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Dokumenter pahlawan dari Fuentalbilla yang ditempa di La Masia. Memendam beban psikis di balik sifatnya yang kalem dan dingin.
Dokumenter pahlawan dari Fuentalbilla yang ditempa di La Masia. Memendam beban psikis di balik sifatnya yang kalem dan dingin.
Mengenal sepakbola dari ekspatriat, negeri kecil di Teluk Persia ini tampil di pentas internasional lewat Piala Dunia.
Mengenal sepakbola dari ekspatriat, negeri kecil di Teluk Persia ini tampil di pentas internasional lewat Piala Dunia.
Dengan bantuan Uni Soviet, Indonesia pernah hampir memiliki Institut Oceanografi di Ambon. Ditelantarkan Orde Baru.
Dengan bantuan Uni Soviet, Indonesia pernah hampir memiliki Institut Oceanografi di Ambon. Ditelantarkan Orde Baru.
Utusan Mesir yang membawa keputusan pengakuan kedaulatan Republik Indonesia dari negara-negara Liga Arab, sempat terdampar di Singapura.
Utusan Mesir yang membawa keputusan pengakuan kedaulatan Republik Indonesia dari negara-negara Liga Arab, sempat terdampar di Singapura.
transparant.png
bottom of page