top of page

Kiprah S.K. Trimutri Menteri Bersandal

Pada masa S.K. Trimurti menjabat menteri perburuhan lahir undang-undang perburuhan yang berpihak pada perempuan dan anak-anak sekaligus dianggap tonggak bagi perjuangan buruh di Indonesia.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kabinet Amir Sjarifoeddin II. S.K. Trimurti diapit Perdana Menteri Amir Sjarifoeddin dan Presiden Sukarno. (Perpusnas RI).

27 Nov 2025
9 menit membaca

Diperbarui: 11 Mei

SUATU malam, di rumahnya di Yogyakarta, S.K. Trimurti kedatangan seorang tamu. Namanya Setiadjit, ketua Partai Buruh Indonesia (PBI). Dia bilang Presiden Sukarno meminta dirinya, Adnan Kapau (AK) Gani, dan Amir Sjarifoeddin untuk menyusun kabinet baru dalam waktu 14 jam. Dan sebagai anggota formatur kabinet, mereka akan membentuk Kementerian Perburuhan. Dia menanyakan apakah Trimurti bersedia mengisi pos itu. Spontan Trimurti menolak.


“Saya merasa tidak mampu. Saya belum pernah menjadi menteri.”


“Bung Karno juga belum pernah menjadi presiden.”


Setiadjit mengingatkan Trimurti soal disiplin partai dan memberikan waktu untuk berpikir semalaman.


Rencana pembentukan kabinet tak lepas dari kisruh politik di seputar Persetujuan Linggarjati. Karena dianggap merugikan posisi Indonesia, Kabinet Sjahrir III menuai kecaman, termasuk dari anggota partainya di dalam Sayap Kiri. Sjahrir akhirnya mundur sebagai perdana menteri pada 27 Juni 1947. Awalnya Sukarno menunjuk Amir Sjarifoeddin, Sukiman Wirjosanjoyo, A.K. Gani, dan Setiadjit sebagai formatur untuk membentuk kabinet koalisi tapi gagal karena Masyumi meminta jatah kursi-kursi penting. Sukarno lalu menunjuk Amir Sjarifoeddin, A.K. Gani, dan Setiadjit untuk membentuk kabinet nasional.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page