top of page

Kisah Jenderal Gorontalo

Pejuang Gorontalo ini melawan Belanda hingga tanah Jawa. Dia kemudian gigih melawan Permesta.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Makam Brigjen TNI (Purn.) Piola Isa sedang diziarahi jajaran Pengadilan Tinggi Gorontalo. Isa merupakan pejuang 45 yang namanya kemudian diabadikan menjadi nama sebuah jalan di Gorontalo. (pt-gorontalo.go.id).

  • 13 Des 2023
  • 2 menit membaca

Diperbarui: 5 Jun

AWAL November 1945, pemuda-pemuda di Ganti, Gorontalo, dikumpulkan Omar Papeo. Tiba-tiba seseorang dari jauh datang. Dia membawa pesan penting dari Gubernur Sulawesi Sam Ratulangi di Makassar, yakni menentang kedatangan Belanda kembali ke Indonesia.


Pemuda-utusan Ratulangi itu mencapai Gorontalo setelah melalui Pare-pare, Majene, Mamuju, dan Pasangkayu. Sepanjang jalan, jika ditanya atau memperkenalkan diri, pemuda itu mengaku bernama Abdul Gani. Untuk mencapai Gorontalo dari Sulawesi Selatan, Abdul Gani harus lewat Sulawesi Tengah.


“Dari Donggala Abdul Gani terus ke Palu dan bertempat di rumah Lolon Tamene Lamakarate di Biromaru diadakan pertemuan dan membicarakan instruksi-instruksi gubernur untuk dilaksanakan,” tulis Bambang Suwondo dkk. dalam Sejarah Daerah Sulawesi Tengah.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah shared a room with Siti Soendari, the youngest sister of Dr. Soetomo. They had different personalities but complemented each other very well.
Artikel Suwardi sangat menyinggung pemerintah kolonial. Mereka pun langsung mengerahkan polisi untuk memeriksa Suwardi dan rekan-rekan perjuangannya.
Artikel Suwardi sangat menyinggung pemerintah kolonial. Mereka pun langsung mengerahkan polisi untuk memeriksa Suwardi dan rekan-rekan perjuangannya.
Pada 3 Juli 1922, Suwardi mendirikan sebuah perguruan di Yogyakarta untuk anak-anak bumiputera bernama Taman Siswa.
Pada 3 Juli 1922, Suwardi mendirikan sebuah perguruan di Yogyakarta untuk anak-anak bumiputera bernama Taman Siswa.
 Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Indonesia siap mencuri perhatian pada gelaran final Piala Dunia 2018.
Indonesia siap mencuri perhatian pada gelaran final Piala Dunia 2018.
Diresmikan pada May Day, Stadion Rungrado bak magnolia yang mengapung di tengah Sungai Taedong.
Diresmikan pada May Day, Stadion Rungrado bak magnolia yang mengapung di tengah Sungai Taedong.
Bergeming di bawah hujan salju, ribuan orang di Manchester dan Munich haru biru mengenang 60 tahun tragedi yang menimpa MU.
Bergeming di bawah hujan salju, ribuan orang di Manchester dan Munich haru biru mengenang 60 tahun tragedi yang menimpa MU.
transparant.png
bottom of page