top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Kisah Lama dari Tanah Banten

Kesultanan Banten melesat meraih keemasan. Namun, keunggulannya mengelola bandar dagang tak mampu mencegah pergolakan politik internal.

6 Jan 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Keraton Kaibon. (Nugroho Sejati/Historia.ID).

  • 7 Jan 2025
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 27 Feb

BELUM juga tengah hari, tapi panas yang menyengat sudah terasa. Sebuah gapura menyambut dengan tulisan “Selamat Datang di Objek Wisata Banten Lama”. Dahulu kala, mungkin sebuah gerbang selamat datang berada di dermaga, menyambut para pendatang dan pedagang yang singgah ke Teluk Banten. Pada masanya, Banten Lama merupakan bandar dagang kelas dunia, salah satu yang terbesar dalam sejarah Nusantara. Namun, pamor itu kemudian lenyap.


Boleh dikata, apa yang menjadi objek wisata di kawasan Banten Lama ini hanyalah puing-puing. Reruntuhan bangunan berstatus cagar budaya berserakan di beberapa titik; tembok-tembok Keraton Surosowan, Keraton Kaibon, sistem kanal kuno, Benteng Speelwijk, hingga Masjid Pacinan Tinggi yang hanya menyisakan pondasi dan menara. Keberadaannya pun tersembunyi di balik rumah-rumah penduduk atau lapak pedagang kaki lima. Meski begitu, reruntuhan ini menandai keberadaan Kesultanan Banten lima abad silam.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Kebrutalan Paman Sam dalam Pembantaian My Lai

Kebrutalan Paman Sam dalam Pembantaian My Lai

Serangan AS ke sekolah Iran akibat kesalahan data intelijen. Hal fatal serupa pernah terjadi di Vietnam yang berujung pembantaian.
When Telenovela Stars Visited Indonesia

When Telenovela Stars Visited Indonesia

Several telenovela lead actors made a visit to Indonesia. They were welcomed by thousands of fans and left with unforgettable memories.
Snouck Hurgronje di Jeddah dan Makkah

Snouck Hurgronje di Jeddah dan Makkah

Snouck Hurgronje pergi ke Jeddah dan Makkah untuk mengamati dan menggali informasi mengenai umat Islam dari Hindia Belanda.
The Bitter Life of Sutan Sjahrir

The Bitter Life of Sutan Sjahrir

Towards the end of his life, Sutan Sjahrir lived as a prisoner under medical care. As bitter as it was, that period was the only time his daughter ever experienced life as part of a complete family.
Demi Mudik, Serdadu Indo-Jawa KNIL Pilih Desersi

Demi Mudik, Serdadu Indo-Jawa KNIL Pilih Desersi

Bertumbuh di Jawa membuatnya punya kerinduan besar pada kampung halaman. Adanya  tawaran berpadu kenekatannya membawa George Reuneker memilih desersi demi mudik.
bottom of page