top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Kisah Letnan Nicolaas Silanoe

Serdadu peniup terompet yang pernah ikut melawan pengikut Pattimura ini menumbangkan saudara Sentot Prawirodirdjo dalam Perang Jawa.

1 Okt 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Lukisan penangkapan Pangeran Diponegoro karya Raden Saleh. Penangkapan itu mengakhiri Perang Jawa, tempat Sersan Nicolaas SIlanoe mendapat bintang. (Koleksi Istana Negara).

Diperbarui: 15 jam yang lalu

MENJADI tentara merupakan satu dari sedikit jalan cepat untuk meningkatkan status sosial sekaligus ekonomi. Untuk itulah banyak pemuda memilih mendaftarkan diri ke tentara kolonial Koninklijk Nederlandsch Indisch Leger (KNIL) begitu lepas dari masa remaja.


Itu pula yang dilakukan Nicolaas Silanoe, pemuda kelahiran Pelabuhan Ambon tahun 1798.  Dia bergabung dalam tentara kolonial sejak April 1817 ketika usianya masih 19 tahun.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja bersekutu melawan Belanda. Keduanya telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Pengusaha Hiburan Malam Naik Haji

Pengusaha Hiburan Malam Naik Haji

Pengusaha hiburan malam yang mengorbitkan banyak penyanyi beken ini mengalami kejadian aneh saat menunaikan ibadah haji.
bottom of page