top of page

Kisah Nenek yang Dilepas Pembajak Pesawat Garuda DC-9 “Woyla”

Tak mau dibebani seorang perempuan sepuh yang terus menangis, para pembajak membebaskan nenek asal Medan ini di Penang.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi Hulda Panjaitan br, Tobing, penumpang pesawat Garuda DC-9 "Woyla" yang dibajak pada 28 Maret 1981. (Tempo, 4 April 1981/Betaria Sarulina/Historia.ID).

  • 30 Mar 2021
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 29 Mar

SETELAH berhasil dikuasai, para pembajak Pesawat Garuda DC-9 “Woyla” mulai beraksi. Dengan menodongkan pistol ke tubuh kapten pilot Herman Rante, para pembajak memerintahkan pesawat  bergerak menuju Kolombo, Sri Lanka. Meski dalam tekanan, Herman Rante menolak karena bahan bakar pesawat yang terbatas. Lagi pula pesawat yang dikemudikannya tidak dilengkapi dengan peta penerbangan  internasional. Akhirnya, pembajak setuju terbang ke Penang, Malaysia, sebagai tujuan sementara.


Para penumpang, dikisahkan dalam majalah Senakatha No. 8, April 1990, awalnya bingung menghadapi keadaan tersebut. Hiromi Higa, penumpang kebangsaan Jepang tidak memahami apa yang terjadi. Kebanyakan penumpang semula menyangka bahwa aparatur keamanan sedang menangkap buronan. Ada pula yang mengira sedang ada pengambilan adegan film aksi  dan menganggap aksi bersenjata itu sebagai guyonan belaka. Penumpang baru menyadari pesawat tengah dibajak setelah barang-barang milik mereka mereka ditadah oleh para teroris itu.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
KH Chalimi once led the Surabaya student movement opposing Suharto’s re-election as president. He was arrested and then detained at the notorious Kalisosok Prison.
bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
 Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Sempat ragu memimpin gerakan bawah tanah melawan Nazi-Jerman, perempuan Prancis ini berhasil melakukan hal besar yang ikut menentukan jalannya Perang Dunia.
Sempat ragu memimpin gerakan bawah tanah melawan Nazi-Jerman, perempuan Prancis ini berhasil melakukan hal besar yang ikut menentukan jalannya Perang Dunia.
Korem Kota Malang menyampaikan klarifikasi sanggahannya telah melarang seminar sejarah di Universitas Negeri Malang.
Korem Kota Malang menyampaikan klarifikasi sanggahannya telah melarang seminar sejarah di Universitas Negeri Malang.
Bukan hanya keberaniannya, tapi ketaatannya dalam beragama patut dijadikan teladan.
Bukan hanya keberaniannya, tapi ketaatannya dalam beragama patut dijadikan teladan.
Cabai punya beragam fungsi di kalangan suku Indian di Amerika Latin. Cabai merambah dunia dan menjadi bahan makanan populer di Indonesia.
Cabai punya beragam fungsi di kalangan suku Indian di Amerika Latin. Cabai merambah dunia dan menjadi bahan makanan populer di Indonesia.
Di balik pameran karya seni ada proses panjang dalam mempersiapkannya, mulai dari memilih karya, mengurus peminjaman koleksi, hingga menjamin keamanannya.
Di balik pameran karya seni ada proses panjang dalam mempersiapkannya, mulai dari memilih karya, mengurus peminjaman koleksi, hingga menjamin keamanannya.
transparant.png
bottom of page