- 4 Jul 2024
- 3 menit membaca
Diperbarui: 13 Mei
GUA kapur di Leang Karampuang, Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan menyimpan harta karun peninggalan masa pra-sejarah tertua di bumi Nusantara. Di sana, ditemukan lukisan gua (cadas) bergambar tiga figur menyerupai manusia yang sedang berinteraksi dengan seekor babi hutan. Lukisan tersebut diperkirakan berasal dari 51.200 tahun lalu.
Demikianlah temuan yang diriset oleh tim peneliti kerjasama antara Griffith University, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Southern Cross University. Hasil penelitian itu dipublikasikan dalam jurnal sains multidisiplin terkemuka dunia, Nature, pada 4 Juli 2024, dengan judul “Narative cave art in Indonesia by 51.200 years ago”. Tim peneliti mengaplikasikan metode analisis mutakhir melalui laser U-series (LA-U-series) untuk mendapatkan pertanggalan akurat pada lapisan tipis kalsium karbonat di atas cadas.
“Kolaborasi ini telah berlangsung lebih dari sepuluh tahun. Yang menarik dari publikasi tentang gambar cadas yang terbaru di jurnal Nature ialah perkembangan metodenya. Sekarang menggunakan laser LA-U-series, jadi (daya teropongnya) sekitar 40 mikron atau 40 kali lebih kecil dari rambut kita,” jelas Adhi Agus Oktaviana, ahli seni cadas Indonesia dari BRIN sekaligus ketua tim peneliti, dalam konferensi pers “Perspektif Baru dari Gambar Cadas Bernarasi Tertua di Indonesia” yang diselenggarakan BRIN (5/7).
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















