top of page

Luka Lama Kembali Menganga

Belum terima hasil kekalahan di Malvinas tiga dasawarsa silam, Argentina kembali tantang Inggris.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Tentara Argentina di Port Stanley, 2 April 1982. (Wikimedia Commons).

23 Jun 2012
3 menit membaca

Diperbarui: 19 Des 2025

Presiden Argentina Cristina Fernandez de Kirchner segera menyusul ketika Perdana Menteri Inggris David Cameron hendak ke luar ruangan. Dia menyodorkan sepaket dokumen kepada Cameron. Isinya: klaim Argentina atas Kepulauan Falkland/Malvinas. Karuan Cameron emosi. Peristiwa itu terjadi Rabu lalu, 20 Juni 2012, saat keduanya menghadiri Forum G-20 di Mexico City.


Pada 8 Juni 1982, dengan klaim yang sama, Argentina menyerang Inggris. Tapi bukan pemimpin lawan pemimpin, tapi pesawat-pesawat tempur Argentina melawan kapal suplai Inggris di kepulauan itu. Serangan itu merupakan rentetan konflik militer kedua negara sejak April. Setelah mendaratkan pasukan pada 2 April 1982, militer Argentina merebut kepulauan itu dua hari kemudian. Perlawanan sejumlah kecil garnisun Royal Marine Inggris yang menjaga kepulauan tersebut berhasil dipatahkan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page