top of page

Sejarah Indonesia

Marriage By The Glove Marriage Of Separated

Marriage by the Glove: Marriage of Separated Lovers

Marrying a European woman was the dream of European immigrant men living in the Dutch East Indies. To tie the knot, women married gloves.

6 Agustus 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Marriage portrait of Bets, a woman who married with gloves because her husband, the man in the framed photo, was assumed to be living in the Dutch East Indies, around 1900-1915. (Jean Vaessen/Rijksmuseum).

Relationships between European immigrant men and native Indonesian women, which led to concubinage, were common during the Dutch colonial era. These relationships were generally short-lived as European men still wished to marry European or Indo-European women of equal status.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Mengintip Kelamin Hitler

Mengintip Kelamin Hitler

Riset DNA menyingkap bahwa Adolf Hitler punya cacat bawaan pada alat kelaminnya. Tak ayal ia acap risih punya hubungan yang intim dengan perempuan.
Onghokham Sejarawan Selebritas

Onghokham Sejarawan Selebritas

Di kalangan para sejarawan, Onghokham paling populer di tengah publik karena produktif menulis di media massa. Dia menjadi media darling dan tamu langganan kedutaan asing.
Neraka di Ghetto Cideng

Neraka di Ghetto Cideng

Jepang menyatakan Kamp Cideng sebagai ghetto “terlindungi”. Kenyataannya, hidup para interniran seperti di neraka.
S.K. Trimurti Menyalakan Api Kartini

S.K. Trimurti Menyalakan Api Kartini

S.K. Trimurti ikut membangun Gerwani, organisasi perempuan paling progresif. Namun, Trimurti mengundurkan diri ketika Gerwani mulai oleng ke kiri dan dia memilih suami daripada organisasi.
Pesta Panen dengan Ulos Sadum dan Tumtuman

Pesta Panen dengan Ulos Sadum dan Tumtuman

Kedua jenis ulos ini biasa digunakan dalam pesta sukacita orang Batak. Sadum untuk perempuan dan Tumtuman bagi laki-laki.
bottom of page