top of page

Mengintip Isi Dapur Firaun

Makanan apa saja yang tersaji di meja makan firaun dan masyarakat Mesir Kuno?

loading_historia_white.gif
transparant.png

Persembahan berisi makanan di hieroglif pada Kuil Ramses II di Abydos, El Balyana, Mesir. (Inigolai-Photography/Shutterstock).

  • 15 Jan 2021
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 13 Mar

PENEMUAN arkeologi telah mengungkap banyak hal tentang Mesir Kuno. Kuil-kuil fantastis, makam-makam kuno yang mengesankan, piramida-piramida yang ajaib, yang masih mampu berdiri setelah 4.500 tahun berlalu. Namun, penemuan ini juga menunjukkan makanan apa yang dikonsumsi oleh penguasa dan masyarakatnya. Misalnya, relief dinding dan makam menggambarkan persiapan makanan, peralatan memasak, dan bahan-bahan makanan. 


Sebagaimana dilansir History, roti dan bir adalah makanan pokok masyarakat Mesir Kuno, di samping makanan yang dihasilkan oleh tanahnya seperti bawang merah, bawang putih, lentil (kacang-kacangan), daun bawang, lobak, selada, dan timun.


Magda Mehdawy dan Amr Hussein dalam The Pharaoh’s Kitchen menyebutkan, sejak periode pra-dinasti, orang Mesir Kuno mengonsumsi berbagai roti yang terbuat dari biji-bijian yang berbeda. Biji-bijian utama yang dibudidayakan orang Mesir Kuno adalah gandum emmer. Emmer merupakan sumber nutrisi yang cukup seimbang, tinggi mineral dan serat dibandingkan biji-bijian lain yang sejenis. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memperingati Krakatau bukan semata-mata mengenang 1883. Kita perlu membaca kembali lanskap yang masih hidup.
bg-gray.jpg
KH Chalimi once led the Surabaya student movement opposing Suharto’s re-election as president. He was arrested and then detained at the notorious Kalisosok Prison.
bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
Penutup kepala yang sekaligus menunjang penampilan dan gaya.
Penutup kepala yang sekaligus menunjang penampilan dan gaya.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
Kebutuhan akan spiritualitas membuat minat kepada Budhisme meningkat pesat di China.
Kebutuhan akan spiritualitas membuat minat kepada Budhisme meningkat pesat di China.
Pemahaman secara mendalam dan berimbang terhadap peristiwa pada kurun 1959-1969 syarat menuju rekonsiliasi.
Pemahaman secara mendalam dan berimbang terhadap peristiwa pada kurun 1959-1969 syarat menuju rekonsiliasi.
Nekat merangkul atlet berkulit hitam di hadapan Hitler, atlet Jerman ini lalu dikirim ke front terdepan Perang Dunia.
Nekat merangkul atlet berkulit hitam di hadapan Hitler, atlet Jerman ini lalu dikirim ke front terdepan Perang Dunia.
transparant.png
bottom of page