- 27 Jun 2020
- 4 menit membaca
Diperbarui: 5 Feb
SETELAH gagal mendapatkan daerah jajahan di Filipina, Raja Belgia Leopold II berusaha mencari daerah jajahan baru untuk meningkatkan prestis dan kekuatan Belgia. Dicarinya tempat yang tidak memakan banyak biaya atau mengerahkan kekuatan besar untuk ditundukkan. Ia lantas menemukan Congo di Afrika Tengah yang luasnya hampir 70 kali Belgia sebagai daerah jajahan yang tepat.
Namun, Leopold II tahu bahwa ia harus berhati-hati menundukkan Congo dan berusaha mendapat pengakuan dari kekuatan Eropa lain sebelum penjajahan dilakukan. Ia kemudian melancarkan akal bulus, membungkus kolonialismenya dengan wajah kampanye filantropis dan upaya pembukaan pasar bebas di sana.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












