top of page

Otak-Atik Gabungan Koperasi Batik

Gabungan Koperasi Batik Indonesia berkembang pesat karena mendapatkan monopoli impor dan dukungan dari pemerintah. Ketika kemudahan-kemudahan itu dicabut, ia nyaris bangkrut.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Gedung Kantor Pusat GKBI di Jalan Jenderal Sudirman No. 28, Jakarta. (Repro 20 tahun G.K.B.I.).

  • 30 Agu 2025
  • 8 menit membaca

Diperbarui: 20 Mei

BERDIRI selama hampir delapan dekade, melewati berbagai gejolak politik-ekonomi dan pergantian kekuasaan, Gabungan Koperasi Batik Indonesia (GKBI) masih bertahan. Namun, tampaknya sulit untuk mengulang kejayaan pada 1950 hingga 1960-an ketika GKBI memperoleh monopoli impor dari pemerintah.


“GKBI salah satu mercusuar keberhasilan pada zaman itu,” ujar Firdaus Putra, ketua komite eksekutif Indonesian Consortium for Cooperatives Innovation (ICCI), kepada Historia.ID.


Setelah segala kemudahan itu dicabut, GKBI kembang-kempis. Terlebih harus menghadapi gempuran produk tekstil bermotif batik dari luar negeri yang harganya murah. “Ya, kemudian surut. Bisa jadi karena kompetisi. Produksinya juga tidak efisien,” ujar Firdaus, yang juga menjabat deputi Bidang Perkoperasian Kementerian Koperasi dan UKM. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Postingan Terkait

Lihat Semua
bg-gray.jpg
Identified with the god Vishnu and revered as the standard-bearer of all kings, the genealogy and depictions of Purnawarman can be traced in various Tarumanagara inscriptions.
bg-gray.jpg
Pernah populer sebagai pohon peneduh bersama asam jawa dan flamboyan. Kini, tanaman ini menjadi salah satu pohon yang paling populer untuk aktivitas penghijauan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah berduka secara beruntun. Kehilangan orang dekat dalam waktu singkat.
bg-gray.jpg
Penyebaran pamflet provokatif oleh Front Pemuda Sunda bikin geger. Parlemen sampai memanggil perdana menteri. Ketidakadilan jadi pangkalnya.
Lagu-lagu yang mengabadikan media komunikasi populer di eranya.
Lagu-lagu yang mengabadikan media komunikasi populer di eranya.
Salad kaktus di Timur Tengah hingga gado-gado di Hindia Timur membuktikan makanan ini digemari siapapun.
Salad kaktus di Timur Tengah hingga gado-gado di Hindia Timur membuktikan makanan ini digemari siapapun.
Momen rekor 66 gol dalam sehari dari 10 pertandingan pada “Boxing Day” enam dekade lalu. Termasuk kekalahan pahit Manchester United 6-1.
Momen rekor 66 gol dalam sehari dari 10 pertandingan pada “Boxing Day” enam dekade lalu. Termasuk kekalahan pahit Manchester United 6-1.
Film fiksi sains dan fantasi lahir karena ketakutan pada komunisme, nuklir, dan dunia yang terkomputerisasi.
Film fiksi sains dan fantasi lahir karena ketakutan pada komunisme, nuklir, dan dunia yang terkomputerisasi.
Layar bioskop dihujani lesatan panah dan tombak, desingan pedang dan peluru, serta ledakan bom. Menegangkan.
Layar bioskop dihujani lesatan panah dan tombak, desingan pedang dan peluru, serta ledakan bom. Menegangkan.
Apakah stok tokoh di negeri ini masih tersedia banyak?
Apakah stok tokoh di negeri ini masih tersedia banyak?
transparant.png
bottom of page