top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Otak-Atik Gabungan Koperasi Batik

Gabungan Koperasi Batik Indonesia berkembang pesat karena mendapatkan monopoli impor dan dukungan dari pemerintah. Ketika kemudahan-kemudahan itu dicabut, ia nyaris bangkrut.

29 Agu 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Gedung Kantor Pusat GKBI di Jalan Jenderal Sudirman No. 28, Jakarta. (Repro 20 tahun G.K.B.I.).

  • 30 Agu 2025
  • 8 menit membaca

Diperbarui: 21 Feb

BERDIRI selama hampir delapan dekade, melewati berbagai gejolak politik-ekonomi dan pergantian kekuasaan, Gabungan Koperasi Batik Indonesia (GKBI) masih bertahan. Namun, tampaknya sulit untuk mengulang kejayaan pada 1950 hingga 1960-an ketika GKBI memperoleh monopoli impor dari pemerintah.


“GKBI salah satu mercusuar keberhasilan pada zaman itu,” ujar Firdaus Putra, ketua komite eksekutif Indonesian Consortium for Cooperatives Innovation (ICCI), kepada Historia.ID.


Setelah segala kemudahan itu dicabut, GKBI kembang-kempis. Terlebih harus menghadapi gempuran produk tekstil bermotif batik dari luar negeri yang harganya murah. “Ya, kemudian surut. Bisa jadi karena kompetisi. Produksinya juga tidak efisien,” ujar Firdaus, yang juga menjabat deputi Bidang Perkoperasian Kementerian Koperasi dan UKM. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Murka karena utusannya dibantai dengan bengis, Sultan Mehmed II membalas dengan kekuatan penuh. Walau berhasil kabur, nasib Vlad Dracula berakhir tragis.
Pahit Getir Hidup Sjahrir

Pahit Getir Hidup Sjahrir

Menjelang akhir hayatnya, Sutan Sjahrir hidup sebagai tahanan dalam perawatan. Namun, justru pada saat itulah putrinya merasakan kehidupan sebagai keluarga yang utuh.
Gowa Masuk Islam

Gowa Masuk Islam

Islamisasi di Gowa dan Makassar makan waktu panjang meskipun raja-raja di sana sangat terbuka.
Pusat Listrik Negara di Medan Merdeka

Pusat Listrik Negara di Medan Merdeka

Menikmati secangkir kopi di sebuah kedai yang dulunya berperan dalam penerangan kota. Bangunan ini menjadi perusahaan pemasok listrik sejak masa kolonial.
bottom of page