top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Para Sarjana Batak Tempo Dulu

Orang Batak mulai punya sarjana pada abad ke-20. Bermacam bidang yang digeluti. Ada yang jadi perdana menteri.

23 Feb 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Ludwig Ingwer Nommensen. Selain berperan menyeberkan Kristen di Tanah Batak, Nommensen juga berjasa dalam menyebarkan pendidikan modern.

  • 24 Feb 2025
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 29 Des 2025

BADAN Pusat Statistik (BPS) merilis data yang menyebutkan bahwa suku Batak menyumbang jumlah lulusan sarjana terbanyak di Indonesia pada 2024. Setidaknya 18,02 persen sarjana adalah orang Batak. Suku Minangkabau mengikuti di posisi kedua dengan 18,00 persen. Angka yang dicapai etnis Batak itu terkait dengan pandangan mereka akan pentingnya pendidikan. Secara historis, pandangan tersebut muncul setelah masuknya agama Kristen di Tanah Batak.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Murka karena utusannya dibantai dengan bengis, Sultan Mehmed II membalas dengan kekuatan penuh. Walau berhasil kabur, nasib Vlad Dracula berakhir tragis.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Pahit Getir Hidup Sjahrir

Pahit Getir Hidup Sjahrir

Menjelang akhir hayatnya, Sutan Sjahrir hidup sebagai tahanan dalam perawatan. Namun, justru pada saat itulah putrinya merasakan kehidupan sebagai keluarga yang utuh.
Gowa Masuk Islam

Gowa Masuk Islam

Islamisasi di Gowa dan Makassar makan waktu panjang meskipun raja-raja di sana sangat terbuka.
bottom of page