top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Paspampres Berawal dari Polisi Pengawal Pribadi

Sejarah Paspampres bermula dari peristiwa Polisi Pengawal Pribadi mengawal presiden dan wakil presiden hijrah dari Jakarta ke Yogyakarta. Sempat bernama Resimen Tjakrabirawa.

10 Nov 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Komisaris Besar Polisi Mangil Martowidjojo, komandan DKP, bersama sebagian perwira DKP Resimen Tjakrabirawa tahun 1966. (Repro Kesaksian tentang Bung Karno 1945-1967).

  • 10 Nov 2023
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 6 Feb

ANGGOTA polisi berpakaian preman dan anggota TNI mengerumuni seorang pemuda pengendara motor di pos penyekatan PPKM Darurat di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, pada Rabu, 7 Juli 2021. Terjadi keributan karena pemuda itu mengaku anggota Paspampres (Pasukan Pengawal Presiden). Dalam video yang viral, terdengar suara oknum polisi berkata, “Kalau kamu Paspampres memang kenapa?”


Setelah menunjukkan identitasnya, pemuda itu bernama Praka Izroi benar anggota Paspampres. Dia dipersilakan melanjutkan perjalanan. Teman-temannya kemudian mendatangi Polres Jakarta Barat. Kapolres Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo meminta maaf kepada Komandan Paspampres Mayjen TNI Agus Subiyanto. Empat personel polisi termasuk yang berkata “Kalau kamu Paspampres memang kenapa?” telah diperiksa Propam Polda Metro Jaya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page