- 9 Nov 2023
- 4 menit membaca
Diperbarui: 6 Feb
TAK sebagaimana biasanya. Pada hari raya lebaran tahun 1963, Presiden Sukarno tak hadir dalam salat id di lapangan Istana. Apa sebabnya Sukarno absen di hari penuh sukacita bagi umat muslim itu?
“Terpaksalah presiden tidak ikut salat Idulfitri di lapangan Istana. Karena nasihat Tjakrabirawa, pengawal presiden,” ujar Menteri Pertahanan Jenderal TNI Abdul Haris Nasution dalam Memenuhi Panggilan Tugas Jilid 5: Kenangan Masa Orde Lama.
Keputusan tersebut bukan tanpa alasan. Terakhir kali mengikuti salat Iduladha di tahun sebelumnya, nyawa Sukarno hampir melayang karena upaya pembunuhan. Pengawalan pun kian diperketat semenjak adanya Resimen Tjakrabirawa.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












