- 17 Feb 2025
- 3 menit membaca
Diperbarui: 28 Agu 2025
SALAH satu Presiden Filipina yang dikenang di negaranya adalah Ramon del Fierro Magsaysay (1907-1957). Mantan teknisi yang lalu jadi pahlawan dalam Perang Dunia II itu kemudian menjadi politisi yang sukses masuk parlemen. Usai menjadi sekretaris pertahanan nasional yang melawan komunisme di Filipina, dia berhasil jadi presiden.
Magsaysay berkuasa dari 1953 hingga kematiannya pada 17 Maret 1957 karena kecelakaan pesawat di Cebu. Namanya kemudian diabadikan menjadi nama penghargaan yang dianggap Nobel Asia: Ramon Magsaysay Award.
“Mochtar Lubis terpilih sebagai salah seorang di antara dua pemenang Ramon Magsaysay Journalism and Literature Award untuk tahun 1958. Ia menjadi orang Indonesia pertama yang menerima penghargaan itu,” tulis Atmakusumah dalam Mochtar Lubis, Wartawan Jihad.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















