top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Penyanyi Batak Jack Marpaung, dari Penjara Menjadi Pendeta

Jack Marpaung pernah merasakan pahitnya hidup di penjara. Pengalaman itu dituangkannya ke dalam lagu berjudul Kamar 13 yang sangat terkenal.

5 Jan 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Penyanyi Batak Jack Marpaung (1948-2025). (Ensiklopedia Tokoh Batak).

Diperbarui: 31 Des 2025

DUNIA musik Batak kehilangan salah satu musisi legendarisnya, Jack Marpaung. Kemarin petang (5/1), Jack Marpaung mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit St. Carolus, Jakarta Pusat dalam usia 77 tahun. Kondisi Jack memang sudah melemah akibat penyakit stroke yang dideritanya sejak dua tahun terakhir. Setelah meninggalkan panggung hiburan pada dekade 2000-an, Jack mendalami imannya dan lebih dikenal sebagai pendeta Gereja Betel Indonesia (GBI). Dia menjadi gembala di GBI Fellowship Centre Medan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Tuan Rondahaim melawan Belanda di Simalungun hingga akhir hayatnya. Dia tidak pernah menyerah. Penyakit rajalah yang menghentikan perlawanannya.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
bottom of page