top of page

Pulau Run di Suatu Kurun

Kisah tentang sebuah pulau penghasil pala yang mengukir jalannya sejarah dunia. Pulau ini membuat Inggris dan Belanda berperang yang diakhiri dengan pertukaran.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Lukisan "Petik Pala" di Kepulauan Banda karya Reiner Lesprenger.

28 Jul 2024
4 menit membaca

Diperbarui: 8 Des 2025

TEPIAN Sungai Thames, London kebanjiran orang pada suatu hari di bulan Februari 1601. Berpasang mata, dari saudagar hingga orang biasa, menatap lima kapal anggun berbendera Saint George Cross yang melintas di depan mereka. Pita dan bendera menghiasi kapal-kapal itu. Meriah!

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
transparant.png
bottom of page