- 17 Sep 2022
- 4 menit membaca
Diperbarui: 23 Apr
DI AWAL film Mencuri Raden Saleh (2022) seorang mahasiswa seni bernama Piko (Iqbaal Ramadhan), sedang asyik melukis ulang lukisan H. Widajat. Seniman muda itu mencari uang dengan memalsukan lukisan untuk membebaskan ayahnya dari penjara.
Setelah lukisan palsu itu laku ratusan juta rupiah, Piko mendapat tawaran mencuri lukisan Penangkapan Pangeran Diponegoro karya Raden Saleh Sjarif Boestaman (1811–1880) yang dijaga ketat di Istana Negara. Piko menerima tawaran itu dan membentuk tim yang terdiri dari Ucup (hacker), Sarah (atlet bela diri), Gofar (mekanik), Tuktuk (pembalap liar), dan Fella (bandar judi kampus). Masing-masing mengincar uang yang ditawarkan sebagai imbalan dari pencurian tersebut. Film yang skenarionya ditulis dan disutradarai Angga Dwimas Sasongko ini lalu bergulir seru.
Film drama laga ini masuk dalam sepuluh film Indonesia terlaris tahun 2022 dengan meraup lebih dari dua juta penonton. Dalam Festival Film Indonesia 2022, film ini mendapatkan Penghargaan Ratna Asmara kategori Film Pilihan Penonton. Ratna Asmara adalah sutradara perempuan pertama Indonesia.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

















