top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Raja Hotel Asia Tenggara

Keluarga Sarkies membangun jaringan hotel mewah di kawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia. Hotel itu masih terawat baik.

Oleh :
Historia
14 Jan 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Hotel Oranje di di Jalan Tunjungan, Surabaya. (dewey.petra.ac.id).

  • 15 Jan 2025
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 7 Mar

MELIHAT bendera Belanda berkibar di atas hotel, para pemuda Surabaya marah. Negosiasi untuk menurunkan bendera itu gagal, bahkan berujung ricuh. Empat pemuda pun nekat mendekat dan naik ke atas hotel. Setelah menurunkan bendera, merobek warna birunya, mereka menaikkan kembali bendera itu. Massa-rakyat yang berkumpul menyambut dengan gegap-gempita sembari meneriakkan pekik “Merdeka...!”


Insiden tersebut terjadi pada September 1945 di Hotel Yamato. Menyusul insiden tersebut, hotel ini lebih dikenal sebagai Hotel Merdeka. Ia masih berfungsi hingga kini dengan nama Hotel Majapahit.


Hotel Majapahit adalah satu dari beberapa hotel yang didirikan keluarga Sarkies di kawasan Asia Tenggara. Mulanya bernama Oranje Hotel, didirikan Lucas Martin Sarkies pada 1911. Isles of the East, buku panduan yang disusun Mayor W. Lock (editor utama) dan diterbitkan perusahaan pelayaran Koninklijke Paketvaart Maatschappij (PKM) tahun 1912, menyebutnya sebagai hotel paling elegan dan nyaman.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page