top of page

Simpati dari Hindia untuk “Genosida” Armenia

Reformasi Armenia terhenti akibat Perang Dunia I. Kabar pembunuhan massal atas warga Armenia sampai ke Hindia Belanda.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Orang-orang Armenia berkumpul di sebuah kota sebelum dideportasi. Mereka dibunuh di luar kota. (Wikimedia Commons).

14 Jan 2025
4 menit membaca

Diperbarui: 24 Apr

KARENA letaknya yang strategis di antara benua Asia dam Eropa, di masa lalu Armenia diperebutkan dan dijajah berbagai bangsa di dunia. Pada abad ke-16, terjadi perebutan antara Ottoman dan Persia, yang membuat wilayah Armenia terbagi dua. Ottoman menguasai wilayah-wilayah yang disebut Armenia Barat, sementara Rusia menggenggam Armenia Timur setelah kekuasaan Persia melemah.


Di wilayah yang dikuasai Ottoman, orang-orang Armenia diizinkan memerintah komunitasnya sendiri. Kebebasan dan perlindungan selaku etnis dan pemeluk agama minoritas juga dijamin dengan pembayaran pajak tertentu. Aturan tersebut cukup toleran. Tapi sebagai warga negara kelas dua, minoritas Armenia kerap menjadi korban eksploitasi mayoritas Turki. Mereka mulai melakukan perlawanan. Penguasa Ottoman menjawabnya dengan penindasan.


Tak ayal, warga Armenia mengalami tragedi yang tak terlupakan hingga kini. Mereka menyebutnya sebagai “genosida pertama pada abad ke-20”.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
bg-gray.jpg
Bersama Henk Sneevliet, Adolf Baars mempelopori komunisme di Indonesia. Takdir keduanya setali tiga uang, berakhir tragis di tangan Nazi.
bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
Pandemi COVID-19 berimbas pada Olimpiade Tokyo. Seolah mengulang cerita kelam 80 tahun silam meski penyebabnya berbeda.
Pandemi COVID-19 berimbas pada Olimpiade Tokyo. Seolah mengulang cerita kelam 80 tahun silam meski penyebabnya berbeda.
Kisah komandan perempuan membebaskan kaumnya dari ISIS dan sistem sosial patriarki di bawah desingan peluru.
Kisah komandan perempuan membebaskan kaumnya dari ISIS dan sistem sosial patriarki di bawah desingan peluru.
Polisi menyebut penyebab utama kecelakaan terletak pada perilaku dan kondisi jiwa pengemudi.
Polisi menyebut penyebab utama kecelakaan terletak pada perilaku dan kondisi jiwa pengemudi.
Dari waktu ke waktu wacana memindahkan ibukota negara dibahas, bahkan pernah pula direncanakan.
Dari waktu ke waktu wacana memindahkan ibukota negara dibahas, bahkan pernah pula direncanakan.
Bukan mangkrak, museum ini cuma butuh dana dan komitmen yang besar. Butuh dana 40 milyar lagi.
Bukan mangkrak, museum ini cuma butuh dana dan komitmen yang besar. Butuh dana 40 milyar lagi.
Pembangunan Museum Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI)  di Koto Tinggi bukan mangkrak namun hanya “membutuhkan dana dan komitmen besar” dari berbagai pihak yang terlibat dalam pekerjaan ini.
Pembangunan Museum Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Koto Tinggi bukan mangkrak namun hanya “membutuhkan dana dan komitmen besar” dari berbagai pihak yang terlibat dalam pekerjaan ini.
transparant.png
bottom of page