top of page

Reog BKAK, Polisi yang Mengocok Perut

Inspektur Jenderal R. Mochammad Oemargatab, ayah Indro Warkop, mendirikan BKAK sebagai upaya polisi mendekati masyarakat secara humanis dengan mengedukasi lewat banyolan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi grup Reog BKAK. (M.A. Yusuf/Historia.ID).

  • 28 Agu 2023
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 19 Apr

KOMEDI seiring berputarnya zaman makin berwarna, kata Mahatkarta Indrojojo Kusumonegoro alias Indro Warkop. Peran sebagai kontrol sosial juga tetap dimainkan pelawak di Indonesia saat ini. Tak peduli siapapun pelawaknya, bahkan anggota polisi sebagai abdi negara sekalipun.


“Warkop dari dulu [komedinya] verbal. Kita pengin kayak ngobrol di warung kopi, nyentil sana, nyentil sini, sekadar suara rakyat kecil. Terus meningkat-meningkat, ada Warkop, ada komedi yang lain, ada stand-up comedy segala macam dan colourful-lah Indonesia. Dan sejak saat itu ada suara terpendam masyarakat yang enggak terwakili di Senayan (MPR/DPR) saja, bisa muncul di sini. Pelawak, dari zamannya [panakawan] Semar, Gareng, Bagong, Petruk memang coreng-moreng tapi dia adalah kontrol sosial,” ujar Indro di podcast “PWK: Indro Warkop Terharu dan Bangga Menyaksikan Mimpi Warkop DKI Terwujud!” di Youtube HAS Creative, Senin (14/8/2023).


Kontrol sosial berupa edukasi, kritik hingga otokritik lewat komedi belakangan juga marak dilakoni pihak kepolisian. Selain untuk menggencarkan citra baik dan positif kepolisian, tujuannya juga memberi edukasi kepada masyarakat dengan cara humanis. Seperti yang dilakukan Pak Bhabin alias Ipda Herman Hadi Basuki lewat video-video kocak dan edukatifnya, atau Mr. Gamayel alias Aipda Mei Mahatthir Gamayel lewat stand-up comedy-nya yang mengangkat beraneka macam keresahan masyarakat tentang kepolisian.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Sjahrir-Amir Sjarifoeddin memburu para oposannya. Sukarno pinjamkan mobil dan beri sangu untuk menangkap Tan Malaka dan kawan-kawannya.
bg-gray.jpg
Tan Malaka tampil pertama kali untuk menghimpun kekuatan dalam Persatuan Perjuangan. Oposisi Tan Malaka berhasil menjatuhkan Kabinet Sutan Sjahrir, namun hanya kemenangan semu.
bg-gray.jpg
Sutan Sjahrir menemui Tan Malaka untuk bekerja sama. Namun, dua tokoh Minang ini tak sejalan dalam perjuangan. Sjahrir memilih diplomasi membuat Tan Malaka oposisi.
bg-gray.jpg
Pohon ini punya narasi mitos bisa menurunkan hujan. Menarik berbagai pemerintah kolonial Eropa untuk mendapatkan dan memperkenalkan tanaman ini ke berbagai negeri jajahan.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Lagu-lagu hasil kolaborasi biasanya awet sepanjang zaman.
Lagu-lagu hasil kolaborasi biasanya awet sepanjang zaman.
Siapa yang tak suka berwisata sambil menikmati sajian makanan khas. Di Indonesia, pusatnya ada di Banyuwangi.
Siapa yang tak suka berwisata sambil menikmati sajian makanan khas. Di Indonesia, pusatnya ada di Banyuwangi.
Ini tentang manusia mulai mengenal komik, superhero pertama dalam komik, tokoh pencipta Tintin, dan komik bertema kehidupan masyarakat Indonesia.
Ini tentang manusia mulai mengenal komik, superhero pertama dalam komik, tokoh pencipta Tintin, dan komik bertema kehidupan masyarakat Indonesia.
Di mana pun dan kapan pun manusia butuh mendengarkan musik. Beragam perangkat yang kini tersedia memungkinkannya.
Di mana pun dan kapan pun manusia butuh mendengarkan musik. Beragam perangkat yang kini tersedia memungkinkannya.
transparant.png
bottom of page