- 10 Jul 2025
- 4 menit membaca
Diperbarui: 27 Mei
DI seberang mansion Tjong A Fie, kediaman taipan tersohor dan terkaya di kota Medan zaman kolonial, sebuah gedung restoran berarsitektur Belanda berdiri kokoh. Bangku-bangku rotan disusun melingkar dan berjejal rapi di terasnya. Di atas gedung terpampang tulisan “Tip Top”.
“Tip Top itu dari bahasa Inggris, yang bermakna prima atau sempurna,” ujar Didrikus Kelana (46) atau akrab disapa Kus, pewaris sekaligus pengelola generasi ketiga Restoran Tip Top, kepada Historia. “Bangunan restoran ini masih asli, sejak 1934 sampai sekarang. Dulu bangunan ini dipakai sama kongsi dagang Cina.”
Restoran Tip Top berlokasi di Jalan Ahmad Yani, jalan tertua di Medan. Ia masuk dalam kawasan Kesawan. Sejak dulu hingga sekarang, ia dikenal sebagai pecinan dan menjadi kawasan yang ramai dan sibuk.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















