top of page

Serdadu Belanda Menolak Perangi Indonesia

Piet van Staveren membelot ke Indonesia. Agar lebih mengindonesia, dia mengubah namanya menjadi Pitojo. Ditangkap dengan barter dua ekor kambing.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Piet van Staveren disambut warga Rotterdam saat keluar dari penjara. (IISG).

  • 12 Jan 2018
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 30 Apr

SUATU hari di tahun 1947. Seorang anggota BKPRI (Badan Kongres Pemuda Republik Indonesia) Madiun mendatangi MBT (Markas Besar Tentara) di Yogyakarta. Moerijanto, nama utusan BPKRI itu, memohon agar MBT membebaskan Piet van Staveren dan menyerahkannya kepada mereka.


“Aku pikir mustahil orang-orang kiri itu (BPKRI) melakukan hal tersebut jika sebelumnya tidak dikonfirmasi oleh Partai Komunis Belanda (CNP) bahwa ada anggotanya yang sedang ditahan pihak tentara Indonesia,” ungkap J.C. Princen.


Lewat lobi-lobi tingkat tinggi yang sangat alot, Piet kemudian berhasil diboyong ke Madiun. Menurut Asmudji, di Madiun dia disambut dan diperlakukan layaknya seorang pahlawan oleh orang-orang kiri. Nyaris tiap hari, secara bergilir Piet selalu didapuk untuk menceritakan pengalaman hidupnya hingga sampai Indonesia di hadapan para kader Pesindo (Pemuda Sosialis Indonesia). Bisa dikatakan Piet seolah menemukan habitatnya di Madiun.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
KH Chalimi once led the Surabaya student movement opposing Suharto’s re-election as president. He was arrested and then detained at the notorious Kalisosok Prison.
bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
Penutup kepala yang sekaligus menunjang penampilan dan gaya.
Penutup kepala yang sekaligus menunjang penampilan dan gaya.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Ada banyak cara memecahkan masalah kepadatan lalu-lintas ibukota. Salah satunya dengan menebeng.
Ada banyak cara memecahkan masalah kepadatan lalu-lintas ibukota. Salah satunya dengan menebeng.
Berbagai benda bersejarah di dalam ruang penyimpanan koleksi Museum Provinsi Sulawesi Tenggara hilang dibobol maling. Tak ada petugas keamanan dan CCTV.
Berbagai benda bersejarah di dalam ruang penyimpanan koleksi Museum Provinsi Sulawesi Tenggara hilang dibobol maling. Tak ada petugas keamanan dan CCTV.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
transparant.png
bottom of page